MAJALENGKA, – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS, H. Iing Misbahuddin, memberikan pernyataan tegas terkait arah pembangunan di Kabupaten Majalengka. Ia menekankan bahwa kemajuan infrastruktur harus berjalan selaras dengan kelestarian alam, Sabtu (18/04/2026).
Dalam penyampaiannya, H. Iing mengingatkan bahwa keberadaan hutan bagi kehidupan manusia bukan sekadar slogan formalitas yang terpampang di papan imbauan. Menurutnya, hutan adalah pilar keseimbangan alam yang dampaknya akan langsung dirasakan manusia jika mengalami kerusakan.
“Pentingnya keberadaan hutan bagi kehidupan ini bukan sekadar slogan di papan imbauan, melainkan pengingat bahwa jika alam kehilangan keseimbangannya, maka manusia jugalah yang akan menanggung dampaknya,” ujar H. Iing kepada awak media.
Pembangunan Berbasis SDGs
Lebih lanjut, politisi PKS ini menyoroti pentingnya penerapan konsep Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan dalam setiap proyek fisik maupun non-fisik di Majalengka. Ia berharap pemerintah daerah tidak abai terhadap aspek lingkungan demi mengejar target pembangunan semata.
Menurutnya, konsep pembangunan berkelanjutan adalah harga mati agar generasi mendatang tidak menanggung beban kerusakan ekosistem akibat kebijakan yang salah di masa sekarang.
Menjaga “Pinjaman” dari Anak Cucu
H. Iing juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait untuk terus bersinergi. Ia menggarisbawahi sebuah filosofi mendalam bahwa lingkungan yang ada saat ini bukanlah warisan, melainkan pinjaman yang harus dikembalikan dalam kondisi baik.
“Mari kita semua terus bersinergi. Bahwa pembangunan harus tetap berjalan, namun kelestarian lingkungan hidup yang kita pinjam dari anak cucu kita harus kita kembalikan dalam kondisi yang lebih baik,” pungkasnya.
Pernyataan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak di Kabupaten Majalengka agar tetap mengedepankan aspek ekologis di tengah pesatnya perkembangan wilayah, demi menjamin kehidupan yang layak bagi generasi masa depan. ( Asep Iskandar)
Penulis Rudi Priyatna
Editor: Denny








