Home / Uncategorized

Rabu, 15 April 2026 - 12:59 WIB

Wajah Baru Kapuas: Menenun Harapan di Sela Gang Kamboja hingga H. Mursyid

PONTIANAK – Sungai Kapuas bukan sekadar aliran air bagi masyarakat Pontianak; ia adalah urat nadi, saksi bisu sejarah, dan rumah bagi ribuan mimpi. Kini, pemerintah kota kembali bersiap memoles sang “Ibu” agar tampil lebih cantik, bermartabat, dan membawa berkah ekonomi bagi penghuninya.

Pemerintah Kota Pontianak resmi mengumumkan kelanjutan pembangunan waterfront* legendarisnya untuk tahun 2026. Fokus kali ini bergeser ke area yang sarat akan nilai historis: mulai dari Gang Kamboja hingga Gang H. Mursyid. Proyek ambisius ini bukan sekadar semen dan beton, melainkan upaya mengembalikan martabat tepian sungai sebagai serambi depan kota.

Pembangunan ini dirancang sebagai proyek tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun ke depan. Sebagai langkah awal, APBD Kota Pontianak telah mengucurkan dana sebesar Rp20 miliar untuk memastikan fondasi mimpi ini terpancang kuat.

Tujuannya jelas: menciptakan ruang publik yang manusiawi, menghidupkan UMKM lokal, dan menjadikan Kapuas sebagai magnet wisata dunia.

Baca Juga  CV Jaya Kembar dan CV Cahaya Indah Diduga Main Mata di Tender Proyek Jalan Miliaran di Kabupaten Landak, dugaan Inisial S Bermaian

Pembangunan ini lahir dari visi besar untuk menjadikan Pontianak kota yang tidak membelakangi sungainya.

“Kita ingin setiap jengkal tepian Kapuas bercerita tentang kenyamanan dan kemajuan. Waterfront ini bukan hanya soal estetika, tapi soal harga diri warga Pontianak dan mesin ekonomi baru yang akan menghidupkan dapur-dapur warga di sekitarnya.”
Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak.

Dari sisi teknis, ketelitian menjadi kunci agar pembangunan ini selaras dengan karakter lingkungan pemukiman yang padat namun hangat.

“Tantangan kami adalah membangun tanpa menghilangkan jiwa dari kawasan tersebut. Konektivitas dari Gang Kamboja ke Gang H. Mursyid akan kita tata agar aksesibel, kokoh, dan menjadi standar baru bagi kawasan tepian sungai yang modern namun tetap inklusif.”
Ir. Firayanta, M.T., Kepala Dinas PUPR Kota Pontianak.

Bagi warga yang tinggal di tepian sungai, kabar ini seperti angin segar di tengah teriknya matahari khatulistiwa. Mereka tidak lagi melihat sungai sebagai “halaman belakang” tempat pembuangan, tapi sebagai beranda yang indah.

Baca Juga  Sentilan H. Iing Misbahuddin Soal Hutan di Majalengka: Bukan Sekadar Slogan di Papan Imbauan!

“Dulu kalau sore kami cuma bisa melihat rumput liar. Nanti kalau sudah jadi waterfront, saya bermimpi bisa jualan snack kecil-kecilan di depan rumah sambil melihat orang jalan santai. Anak-anak juga punya tempat main yang layak dan bersih.”*
Syarifah (45), Warga Gang H. Mursyid.

Mengapa Ini Penting?
* Pertumbuhan Ekonomi: Membuka peluang usaha mikro bagi warga lokal.
* Kualitas Hidup: Menyediakan ruang terbuka hijau dan area olahraga yang sehat.
* Identitas Kota: Memperkuat posisi Pontianak sebagai Kota Sungai yang ikonik di Indonesia.

Dengan dimulainya proyek ini, Pontianak sedang menulis babak baru dalam sejarahnya. Sebuah babak di mana kemajuan tidak harus menggusur kenangan, melainkan memperindahnya untuk generasi mendatang.

Mari kita kawal bersama, demi wajah Kapuas yang lebih bercahaya.

Penulis : Farhan
Editor : Denny

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bimbingan Teknis (BINTEK) PROPER DLH Provinsi Sulawesi Tenggara di PT. Konutara Sejati

Uncategorized

H. Yuliansyah Terima Audiensi Pemuda Muhammadiyah Kalbar, Dorong Peran Aktif Generasi Muda

Uncategorized

Mantan Sekretaris Desa Buke Bantah Tuduhan Melakukan Pengukuran Lahan Sengketa, Tegaskan Hanya Menengahi Atas Perintah Kepala Desa

Uncategorized

Yuliansyah Hadiri Kunjungan Banggar DPR RI di Kalimantan Barat

Uncategorized

DPD GPN08 Kalbar Apresiasi Resolusi Damai PT BSL: Yogi dan Memo Mundur Sukarela Tanpa Pesangon

Uncategorized

Demonstrasi di Kejati Sultra, Presidium IAIIT Desak Pengusutan Dugaan Penyimpangan Dana Desa dan Pokir DPRD Desa Rambu-Rambu Jaya

Uncategorized

PB HMI MPO DESAK KEMENDAGRI EVALUASI DAN COPOT SEKDA KAB,KONSEL APABILA TERBUKTI MELAKUKAN PELANGGARAN KODE ETIK

Uncategorized

Menuju MTQ Kalbar: Kontingen KTIH Kota Pontianak Matangkan Persiapan, Padukan Kedalaman Ilmu Hadis dan Solusi Isu Kontemporer, siap merebut juara umum.