Legislatif & Akademis Bersinergi Kawal Pembangunan Rendah Karbon Di Majalengka
MAJALENGKA, 1 November 2026 — Pentingnya pengawalan pembangunan rendah karbon semakin dipertegas melalui kolaborasi lintas sektor antara unsur legislatif, akademisi, dan mahasiswa di Kabupaten Majalengka. Dialog strategis ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-31 UKM AKAMPA Universitas Majalengka.
Pembangunan Rendah Karbon Kebutuhan Mendesak, Bukan WacanaKetua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H. dari Fraksi PKS, menegaskan bahwa pembangunan rendah karbon bukan sekadar gagasan ekologis, melainkan keharusan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan infrastruktur, kemajuan ekonomi, dan kelestarian lingkungan hidup.
“Pembangunan yang sejati harus berpihak pada kelestarian alam. Mengawal pembangunan rendah karbon berarti kita menjaga agar kemajuan hari ini tidak membebani kehidupan generasi mendatang.” H. Iing Misbahuddin
Kampus Motor Penggerak Kesadaran Lingkungan
UKM AKAMPA Universitas Majalengka diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran lingkungan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas. Sinergi antara lembaga legislatif dan dunia akademik ini menjadi fondasi kuat untuk merumuskan kebijakan serta langkah konkret demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.
“Kebijakan yang bijak lahir dari gagasan yang cerdas dan kesadaran yang luas. Majalengka rendah karbon adalah tanggung jawab kita semua.”
Reporter: Asep Iskandar








