SATIA — SAHABAT TITA JUWITA: Setia pada Amanah, Hadir untuk Rakyat
MAJALENGKA, 31 Oktober 2026 — GEMPUR NEWS — Tita Juwita Hipdiah, S.IP., Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi PDI Perjuangan, secara teguh menegaskan arah pengabdiannya melalui semangat SATIA — Sahabat Tita Juwita. Lebih dari sekadar nama, SATIA adalah filosofi hidup yang menempatkan kesetiaan kepada rakyat sebagai fondasi utama setiap langkah kerja.
FILOSOFI SATIA: Makna dan Prinsip
SATIA adalah singkatan yang sekaligus menjadi pedoman nilai dalam setiap tugas yang diemban:
– S — Hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat dibutuhkan
– A — Dengarkan aspirasi dengan tulus dan tanpa prasangka
– T — Jaga kepercayaan yang telah diberikan rakyat sebagai amanah
– I — Perjuangkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
– A — Wujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar janji semata“Filosofi SATIA mengajarkan bahwa kesetiaan bukanlah kata-kata yang terucap, melainkan sikap yang konsisten: selalu hadir ketika diperlukan, tidak berpaling di tengah kesulitan, dan tetap memegang teguh kebenaran meski jalan terasa berat. Saya bukan pemimpin yang berdiri di atas rakyat, melainkan sahabat yang berjalan di tengah rakyat.” — Tita Juwita Hipdiah, S.IP.
Semangat ini berakar pada keyakinan mendalam bahwa kekuasaan adalah amanah, dan pengabdian adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan. Kehadiran seorang wakil rakyat tidak berhenti di ruang sidang, tetapi harus terasa hingga ke pelosok desa, di tengah warga yang membutuhkan pendampingan.
BERKARYA NYATA UNTUK MAJALENGKA YANG LEBIH BAIK
Dengan filosofi SATIA sebagai kompas, Tita Juwita Hipdiah bertekad terus memperjuangkan:
– Pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh penjuru Kabupaten Majalengka
– Layanan publik yang responsif, cepat, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat
– Pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, terutama bagi kelompok yang kurang terlayani“Tangan kita saling menggenggam, langkah kita berjalan seiring. Tidak ada yang terlalu berat jika kita memikulnya bersama. Kesetiaan kita diuji bukan ketika hari terang, melainkan ketika jalan terasa gelap dan terjal. Mari kita wujudkan Majalengka yang sejahtera, berkeadilan, dan bermartabat — untuk kita, untuk anak cucu kita.”
Reporter: Asep Iskandar Ketua AKPERSI DPC kab majalengka jawabarat
Redaksi : Suara Anak Kolong








