Kubu Raya suaraanakkolong.co.id, Kalimantan Barat — Robohnya jembatan penghubung antar desa di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, menimbulkan kesulitan besar bagi masyarakat setempat. Jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama warga untuk menjalankan aktivitas pertanian, perdagangan, dan mobilitas ekonomi sehari-hari.
Warga Desa Kubu dan masyarakat Kecamatan Kubu mengaku sangat bergantung pada jembatan tersebut untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat perdagangan maupun ke kota. Akibat robohnya jembatan, aktivitas ekonomi masyarakat terganggu dan akses transportasi darat menjadi terhambat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera turun tangan mencari solusi cepat atas kondisi tersebut. Warga meminta kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, agar segera menindaklanjuti kerusakan jembatan dengan melakukan pembangunan baru ataupun perbaikan darurat demi memulihkan aktivitas masyarakat.
Menurut keterangan sejumlah warga kepada tim media, jembatan tersebut merupakan jalur vital penghubung antar desa yang selama ini menopang roda perekonomian masyarakat pedesaan. Warga juga menilai pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur yang sebelumnya pernah disampaikan dalam agenda kampanye politik.
Tim media yang melakukan wawancara terhadap warga sekitar menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait atas pemberitaan yang telah diterbitkan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap kode etik profesi jurnalistik serta Undang-Undang Pers yang berlaku di Indonesia.
Penulis : Ruslan
Editor : Denny








