Home / Anak kolong / Nasional / Uncategorized

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:42 WIB

KONAWE SELATAN 28/12/2025L

embaga East Indonesia Malacca Project Institute menyoroti dugaan pengerjaan proyek irigasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Desa Puroe, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Proyek irigasi dengan nilai anggaran sekitar Rp600 juta dan panjang pekerjaan kurang lebih 600 meter tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Menurut Indra Dapa Saranani dari East Indonesia Malacca Project Institute, sejumlah temuan di lapangan menunjukkan indikasi kuat lemahnya kualitas pekerjaan. Di antaranya, proses pengecoran diduga tidak menggunakan mesin molen, material batu yang dipakai diduga tidak bermutu, serta tidak adanya papan proyek sebagai bentuk transparansi anggaran kepada publik.

Baca Juga  Keluarga Besar Ankol 1201 Mempawah Gelar Halalbihalal di Taman Teratai

“Kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan. Kami mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Sultra untuk segera turun ke lapangan dan menindak tegas pihak kontraktor apabila terbukti melanggar spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak,” tegas Indra Dapa Saranani.

Tidak adanya papan informasi proyek membuat masyarakat tidak mengetahui secara jelas nama paket pekerjaan, nilai kontrak, pelaksana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun jangka waktu pelaksanaan. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Baca Juga  Sambangi Bengkayang, H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Merawat Keberagaman lewat 4 Pilar

East Indonesia Malacca Project Institute juga meminta agar BWS Provinsi Sulawesi Tenggara dan Dinas PU Pemprov Sultra melakukan evaluasi menyeluruh serta audit teknis terhadap proyek irigasi tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, lembaga ini menilai perlu adanya sanksi administratif hingga pemutusan kontrak, guna mencegah potensi kerugian keuangan negara dan menjamin mutu hasil pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.

Sumber: Indra Dapa Saranani
East Indonesia Malacca Project Institute

 

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bukti Nyata Program PPM, PT Stargate Pasific Resources Sabet Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara

Uncategorized

Jembatan Penghubung Antar Desa di Kecamatan Kubu Roboh, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Uncategorized

Proyek Kacau, Laporan Warga Menggantung: DPRD Majalengka Siapkan Perda Jasa Konstruksi 2026.

Uncategorized

Masyarakat Pondidaha Desak Kemendagri Evaluasi Sekda Konawe Terkait Sengketa Tapal Batas 17 Tahun

Uncategorized

Yuliansyah Serap Aspirasi Warga Mempawah, Dorong Program Rumah Layak Huni

Uncategorized

KOMISI III DPRD MAJALENGKA DORONG TAMBAHAN ANGGARAN DINAS LH Cek Langsung Kondisi Kantor, Truk Sampah, dan Lab yang Belum Berfungsi

Uncategorized

Viral Jawaban Serupa di LCC Empat Pilar, Yuliansyah dari Fraksi Gerindra Usulkan SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianakbisa Wakili Kalbar ke Tingkat Nasional

Uncategorized

GROUP DANCE LITTLE CHERRY IKUT MEMERIAHKAN ACARA PEKAN RAYA PONTIANAK 2026.