Home / Ekonomi / Energi / Nasional

Kamis, 12 Desember 2024 - 02:27 WIB

Bahlil Lahadalia meminta para pengusaha untuk tidak ragu melanjutkan industri batu bara.

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta para pengusaha untuk tidak ragu melanjutkan industri batu bara. Sebab, meski energi terbarukan digencarkan, energi fosil masih dibutuhkan.

Bahlil mengatakan, Indonesia memang menyetujui agenda global untuk menekan emisi gas rumah kaca, bahkan menargetkan emisi nol atau net zero emission (NZE) bisa tercapai pada 2060. Meski begitu, upaya transisi energi tersebut harus dibarengi dengan kapasitas RI yang merupakan negara berkembang.

“Kita setuju dengan pikiran global, tapi ukur dunia kita juga. Baseline kita beda dengan baseline negara-negara yang sudah maju,” ujar Bahlil dalam acara Indonesia Mining Summit 20 Ia menuturkan, green energy dan green industry yang terus digencarkan secara global memang baik diterapkan untuk keberlanjutan masa depan.

Namun, pengembangannya memerlukan teknologi yang mahal. Maka dari itu, Indonesia tidak bisa serta-merta memaksakan tercapainya target transisi energi jika secara ekonomi belum mampu.

Baca Juga  Wagub Aceh Tegaskan: Tak Ada Lagi Wacana Merdeka, Fokus Bangun Daerah dalam Bingkai NKRI

“Selama teknologinya (energi terbarukan) masih mahal dan ekonomi kita belum kuat, kita harus mengikhlaskan diri dengan kondisi kita,” kata dia. Bahlil mengatakan, transisi ke energi terbarukan akan dilakukan secara perlahan-lahan menyesuaikan dengan kemampuan RI.

Energi fosil akan tetap digunakan untuk mendukung terjaganya perekonomian nasional. Seperti batu bara, masih diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, sebab biaya produksinya yang masih lebih murah ketimbang energi terbarukan.

“Batu bara sampai dengan hari ini, kami masih menganggap sebagai salah satu energi yang cukup kompetitif, murah, dan bisa menghasilkan biaya yang kompetitif untuk menghasilkan produk,” ucap Bahlil. “Jadi enggak usah ragu dulu. Wong sampai sekarang Eropa juga masih minta batu bara dari Republik Indonesia kok. Ya kita jujur-jujur aja lah,” tambah dia.

Bahlil meminta para pengusaha tak perlu ragu terkait kondisi industri energi fosil ke depan, khususnya batu bara. Menurut dia, jika industri batu bara terus berkembang, justru akan membantu penerimaan negara, mengingat batu bara merupakan salah satu komoditas utama RI.

Baca Juga  Bertemu Prabowo, Khofifah Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Dibantu APBD

“Jadi kami tetap masih menganggap pengusaha-pengusaha di batu bara, lanjut terus, tidak ada masalah. Apalagi kalau produksi bagus, PNBP negara dapat bagus, pertumbuhan ekonomi daerah bagus. Jadi enggak ada masalah,” ucap Bahlil.

Meski begitu, mantan Menteri Investasi ini tetap mengingatkan para pelaku usaha untuk tetap merencanakan hilirisasi pada industrinya. Hal ini mengingat hilirisasi menjadi salah satu program yang dicanangkan pemerintah.

Melalui hilirisasi, maka akan terjadi peningkatan nilai pada komoditas sehingga memberikan dampak lebih bagi negara maupun perekonomian nasional. “Hilirisasi ini harus menjadi bagian yang harus kita lakukan,” kata Bahlil

Red. Pepso
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
Strategi Peningkatan Daya Saing Lulusan SMK di Dunia Kerja

Artikel

Strategi Peningkatan Daya Saing Lulusan SMK di Dunia Kerja

Anak kolong

Anak kolong

H. Yuliansyah Sampaikan Doa dan Harapan di Hari Ulang Tahun H. Ria Norsan
Penutupan Turnamen Bilyard Yuliansyah Cup: Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Pontianak

Anak kolong

Penutupan Turnamen Bilyard Yuliansyah Cup: Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Pontianak
Yuliansyah Hadiri Pelantikan JKSN Kalbar, Perkuat Sinergi Kyai dan Santri dalam Pembangunan Daerah

Artikel

Yuliansyah Hadiri Pelantikan JKSN Kalbar, Perkuat Sinergi Kyai dan Santri dalam Pembangunan Daerah