Home / Uncategorized

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:16 WIB

Semangat Pengabdian Warnai Pembukaan Kuliah Kerja Lapangan IAIN Pontianak

Mempawah, 23 Juli 2026 – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai pembukaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang resmi dilaksanakan di Aula Kantor Desa Peniti Dalam II, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dengan dihadiri Kepala Desa Peniti Dalam II Agustono, perwakilan Kantor Kecamatan Segedong, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala sekolah jenjang TK, SD, hingga SMP, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKL. Sebanyak 40 mahasiswa diterjunkan dan dibagi ke dalam dua kelompok yang masing-masing beranggotakan 20 orang. Kelompok pertama ditempatkan di Dusun Gedung Intan, sedangkan kelompok kedua di Dusun Sri Medan.

Selama masa KKL, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program di bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta pengembangan potensi lokal. Seluruh program disusun berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah desa agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Peniti Dalam II, Agustono, menyampaikan apresiasi kepada IAIN Pontianak yang telah mempercayakan desanya sebagai lokasi pelaksanaan KKL. Ia berharap mahasiswa mampu menjadi bagian dari pembangunan desa melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kritik Tajam Mang Fajar: “Kalau Bisa Dipersulit, Kenapa Dipermudah? "Tampar Birokrasi Majalengka

“Selamat datang para mahasiswa, semoga kalian betah di sini. Buatlah program yang bersinergi dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat meskipun masa KKL telah berakhir,” ujar Agustono.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta aktif berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam setiap pelaksanaan program kerja agar pengabdian yang dilakukan benar-benar memberikan dampak positif bagi desa.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKL IAIN Pontianak, Muhammad Fazri, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa Peniti Dalam II beserta seluruh masyarakat. Ia menegaskan komitmen mahasiswa untuk mengabdi, belajar bersama masyarakat, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan bermanfaat.

“Semoga dengan kehadiran kami di sini dapat memberikan dampak positif bagi Desa Peniti Dalam II, khususnya Dusun Gedung Intan dan Dusun Sri Medan. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk melaksanakan program-program yang bermanfaat, inovatif, dan berkelanjutan,” ungkap Muhammad Fazri.

Arahan juga disampaikan oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) kedua kelompok KKL Desa Peniti Dalam II, Fitri Muthmainnah, M.Pd. Ia mengingatkan mahasiswa agar selalu berkoordinasi dengan perangkat desa, menjaga etika dan sikap selama berada di tengah masyarakat, serta menyusun program kerja berdasarkan kebutuhan nyata desa.

Baca Juga  Tingkatkan Pengawasan, Permudah Perizinan Tersus/TUKS Menjadi Penyedia Dermaga yang Berdedikasi dalam Pembangunan Ekonomi Kalbar

“Berkoordinasilah dengan perangkat desa, selalu menjaga etika dan tingkah laku, serta buatlah program yang benar-benar dibutuhkan oleh desa. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat bersinergi dan, insyaallah, terus berlanjut meskipun masa KKL telah berakhir,” pesannya.

Fitri menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga harus mampu menjadi mitra masyarakat dalam memberikan solusi atas berbagai kebutuhan desa. Oleh karena itu, setiap program kerja hendaknya lahir dari hasil observasi dan koordinasi bersama pemerintah desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata bahkan setelah masa KKL selesai.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa IAIN Pontianak di Desa Peniti Dalam II. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, KKL Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus menghadirkan kontribusi nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Peniti Dalam II, khususnya di Dusun Gedung Intan dan Dusun Sri Medan.

Sumber: Fitri
Editor: Denny

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bimbingan Teknis (BINTEK) PROPER DLH Provinsi Sulawesi Tenggara di PT. Konutara Sejati

Uncategorized

H. Yuliansyah Terima Audiensi Pemuda Muhammadiyah Kalbar, Dorong Peran Aktif Generasi Muda

Uncategorized

Mantan Sekretaris Desa Buke Bantah Tuduhan Melakukan Pengukuran Lahan Sengketa, Tegaskan Hanya Menengahi Atas Perintah Kepala Desa

Uncategorized

Yuliansyah Hadiri Kunjungan Banggar DPR RI di Kalimantan Barat

Uncategorized

DPD GPN08 Kalbar Apresiasi Resolusi Damai PT BSL: Yogi dan Memo Mundur Sukarela Tanpa Pesangon

Uncategorized

Demonstrasi di Kejati Sultra, Presidium IAIIT Desak Pengusutan Dugaan Penyimpangan Dana Desa dan Pokir DPRD Desa Rambu-Rambu Jaya

Uncategorized

PB HMI MPO DESAK KEMENDAGRI EVALUASI DAN COPOT SEKDA KAB,KONSEL APABILA TERBUKTI MELAKUKAN PELANGGARAN KODE ETIK

Uncategorized

Menuju MTQ Kalbar: Kontingen KTIH Kota Pontianak Matangkan Persiapan, Padukan Kedalaman Ilmu Hadis dan Solusi Isu Kontemporer, siap merebut juara umum.