Home / Uncategorized

Rabu, 9 September 2026 - 13:08 WIB

Serap Aspirasi di Pontianak, Yuliansyah Tegaskan Infrastruktur Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat

PONTIANAK – Menjadi wakil rakyat bukan sekadar hadir di ruang sidang, tetapi juga hadir mendengar suara masyarakat, memahami persoalan di lapangan, dan memastikan setiap aspirasi memiliki jalan untuk diperjuangkan.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (ASMAS) MPR RI yang dihadiri H. Yuliansyah, S.E., Anggota DPR/MPR RI Komisi V, di Aula Gedung Serbaguna Kota Pontianak, Sabtu, 20 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, persoalan, serta harapan terhadap pembangunan di Kalimantan Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Yuliansyah menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari seberapa banyak proyek yang dibangun, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Infrastruktur bukan hanya tentang jalan, jembatan, rumah atau fasilitas transportasi. Infrastruktur harus menjadi jalan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik. Kalau pembangunan hadir, maka ekonomi harus bergerak, akses masyarakat harus semakin mudah, dan kesejahteraan harus meningkat,” tegas Yuliansyah.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah memiliki perhatian besar terhadap sektor infrastruktur, perhubungan, perumahan rakyat, serta berbagai kebutuhan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Press Conference POLITRON Pontianak International Challenge 2026. Hadirkan wakil atlet andalan Indonesia

Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan konektivitas dan infrastruktur yang memadai agar mampu berkembang secara optimal.

Mulai dari akses jalan, jembatan, transportasi, perumahan layak, konektivitas antarkawasan hingga infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seluruhnya harus dibangun dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan.

Aspirasi Rakyat Harus Berujung pada Perjuangan

Yuliansyah menekankan bahwa kegiatan penyerapan aspirasi bukanlah kegiatan seremonial.

Baginya, setiap keluhan dan harapan masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut merupakan amanah yang harus dicatat, dikawal, dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Saya datang bukan hanya untuk mendengar. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita catat, kita komunikasikan, dan kita perjuangkan melalui jalur yang menjadi kewenangan kami di DPR RI. Karena suara rakyat tidak boleh berhenti di ruangan ini,” ujarnya.»

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan persoalan secara terbuka dan konstruktif. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah dan wakil rakyat memperoleh gambaran yang nyata mengenai kondisi masyarakat.

Dari Pontianak untuk Kalimantan Barat

Forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakilnya di parlemen.

Baca Juga  Tim Kuasa Hukum Nilai Penetapan Ketua Bawaslu Pontianak sebagai Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024 Lemah

Yuliansyah menyampaikan bahwa pembangunan Kalimantan Barat membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat.

Tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, menurutnya, setiap persoalan harus memiliki keberanian untuk diperjuangkan dan setiap aspirasi harus memiliki kepastian untuk ditindaklanjuti.

“Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan semuanya dalam satu hari. Tetapi kita bisa memulai dari satu persoalan, satu kebutuhan, dan satu langkah nyata. Yang penting masyarakat tahu bahwa ada yang mendengar dan ada yang memperjuangkan,” ungkapnya.»

Kegiatan ASMAS tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan pada akhirnya bukan tentang angka-angka dalam dokumen anggaran, melainkan tentang jalan yang bisa dilalui anak sekolah, rumah yang layak ditempati keluarga, transportasi yang aman, akses ekonomi yang terbuka, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera.

Dari Pontianak, Yuliansyah kembali menegaskan komitmennya untuk membawa suara masyarakat Kalimantan Barat ke tingkat nasional.

Karena bagi seorang wakil rakyat, perjuangan tidak berhenti ketika aspirasi disampaikan. Perjuangan baru dimulai ketika suara rakyat dibawa ke meja kebijakan dan diperjuangkan menjadi kenyataan.

 

Penulis : Farhan

Editor : Deny

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pangkogabwilhan I dan BRGM Kalbar Kolaborasi Kelola Lahan Gambut dengan Bios 44 untuk Cegah Karhutla

Uncategorized

Atlet Singel Putra Chinese Taipe, Wang Po Wei Menjuarai Polytron Pontianak Indonesia masters 2026 super 100

Uncategorized

Di Semi Final Atlet Cina, Pin Yie dan Zhang Jia Han tumbangkan R.H Kusharjianto dan M.D Oktavianti dari Indonesia

Uncategorized

Peduli Karhutla, Hadir Bersama Masyarakat

Uncategorized

Masuk Babak Perempat final, Dedi Taklukkan Atlet Malaysia, Cheam Juni Wel

Uncategorized

Mayasari dan Ester tundukan Atlet Korea di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100

Uncategorized

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Pontianak Permudah Laporan Kegiatan Operasional Terminal Khusus dan TUKS Berbasis Googleform

Uncategorized

Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Berikan Penyuluhan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat Kubu Raya