Pontianak – Momentum bersejarah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang 31 Desember 2026 Masehi (1448 Hijriah), berbagai elemen bangsa mulai menyatukan semangat untuk menyambut tonggak penting ini. Dukungan dan apresiasi mendalam datang dari berbagai tokoh nasional, termasuk H. Yuliansyah, S.E., Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Gerindra yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat.
Peringatan 100 tahun ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan refleksi panjang atas kontribusi NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, perhelatan ini menegaskan kembali peran strategis NU sebagai pilar kebangsaan dan penjaga moral bangsa.
H. Yuliansyah, S.E. dalam keterangannya menyampaikan bahwa Satu Abad NU adalah momentum emas untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Menurutnya, selama seratus tahun, NU telah membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam merawat kebinekaan dan menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi semesta alam), yang sangat selaras dengan semangat Pancasila.
“Perjalanan satu abad adalah bukti ketangguhan Nahdlatul Ulama dalam beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia’ sangat relevan dengan tantangan kita ke depan. Indonesia membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat untuk menjadi bangsa yang maju dan beradab, dan di sanalah peran vital para Kiai dan seluruh warga Nahdliyin,” ujar H. Yuliansyah.
Sebagai wakil rakyat di Senayan dan pimpinan partai di Kalimantan Barat, H. Yuliansyah melihat adanya sinergi yang kuat antara visi kebangsaan Partai Gerindra dengan semangat perjuangan NU. Semangat nasionalisme dan patriotisme yang menjadi napas perjuangan Gerindra, menemukan resonansinya dalam prinsip Hubbul Wathon Minal Iman (mencintai tanah air adalah sebagian dari iman) yang dipegang teguh oleh NU.
Lebih lanjut, H. Yuliansyah menekankan pentingnya kolaborasi antara kekuatan politik dan organisasi keagamaan seperti NU dalam menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas nasional, khususnya di daerah yang majemuk seperti Kalimantan Barat. Kehadiran NU dinilai sangat krusial dalam merajut harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalbar.
“Menyongsong Hut 2026- 1448 H, kami dari Fraksi Gerindra dan seluruh jajaran DPD Gerindra Kalbar siap bersinergi dan mendukung penuh agenda-agenda keumatan dan kebangsaan yang diusung oleh Nahdlatul Ulama. Selamat menyongsong Satu Abad NU, semoga terus menjadi obor penerang bagi perjalanan bangsa Indonesia,” tutup H. Yuliansyah.
Perayaan Satu Abad NU pada tahun 2026 diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan kedua (An-Nahdlah As-Taniyah) bagi organisasi ini dalam kiprahnya di kancah nasional maupun internasional, membawa Indonesia menuju peradaban yang lebih mulia dan bermartabat.
Ikuti perkembangan kegiatan Bang Yuliansyah melalui media sosial:
Facebook: Bang Yuliansyah
Instagram: @Bang.Yuliansyah
TikTok: @SahabatYuliansyah
Penulis : Farhan
Editor : Denny









