SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak, 28 April 2025 – Dalam semangat mempererat hubungan kemitraan antara media dan aparat penegak hukum, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Pimpinan Media Independen (P2MI) Kalimantan Barat menggelar acara Halal Bihalal dan Ramah Tamah di Hotel Transera Pontianak, Senin (28/4/2025).
Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan komunikasi yang lebih efektif antara insan pers dengan institusi penegak hukum di Kalimantan Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kodam XII/Tanjungpura, Kejaksaan Tinggi Kalbar, dan Polda Kalbar.
Kodam XII/Tanjungpura diwakili oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam (Waka Pendam) Letkol Inf Agung W. Palupi, Kejati Kalbar diwakili oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) I Wayan Gedin Arainta, sementara Polda Kalbar mengutus Kasubdit Penmas AKBP Prinanto.
Ketua DPW P2MI Kalbar, Thomas Mamahani, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media sebagai pilar keempat demokrasi, terutama dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.
“Sinergitas antara media dan penegak hukum sangat penting, agar penyampaian informasi hukum kepada masyarakat tetap akurat dan berimbang,” ujar Thomas.
Ia juga menyampaikan rencana P2MI Kalbar untuk mengadakan audiensi resmi ke institusi-institusi penegak hukum seperti Polda Kalbar, Kodam XII/Tanjungpura, dan Kejaksaan Tinggi Kalbar, guna memperkuat kerja sama dan memperkenalkan kiprah organisasi media ini secara lebih luas.
Sementara itu, Letkol Inf Agung W. Palupi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif P2MI Kalbar dalam membangun kemitraan yang konstruktif. Menurutnya, media berperan penting dalam membangun opini publik yang sehat dan menjaga stabilitas sosial.
“Kami dari Kodam XII/Tanjungpura sangat mendukung komunikasi positif ini. Semoga hubungan baik ini terus terjaga untuk mewujudkan situasi yang kondusif di Kalbar,” ucap Letkol Agung.
Hal senada juga disampaikan oleh Kasipenkum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arainta. Ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan pemberitaan hukum, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Media harus jadi corong edukasi hukum, bukan sumber kekeliruan. Profesionalisme dan verifikasi informasi adalah kunci menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.
Acara Halal Bihalal ditutup dengan sesi salam-salaman dan ramah tamah, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penanda komitmen bersama untuk terus membangun sinergi antara media dan aparat penegak hukum di Kalimantan Barat.
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









