Home / Daerah / Kalimantan Barat / Kubu Raya / Mahasiswa / Opini

Senin, 23 Desember 2024 - 10:27 WIB

Kenaikan PPN 12%, HMI Kubu Raya Mempertanyakan dan Mendesak DPRD untuk Tidak Bungkam

Rinaldy Kamaruzaman Ketua PPD HMI Cabang Kubu Raya mempertanyakan DPRD Kubu Raya

Rinaldy Kamaruzaman Ketua PPD HMI Cabang Kubu Raya mempertanyakan DPRD Kubu Raya

SUARAANAKKOLONG.CO.IDKUBU RAYA, HmI Kubu Raya, diwakili oleh Rinaldy Kamaruzaman (Ketua PPD) mempertanyakan mengenai Tarif PPN yang diissuekan akan dinaikkan secara bertahap sampai dengan 12 persen di tahun 2025.

Namun, Tidak satupun anggota DPRD Kubu Raya yang bersuara tentang kenaikan PPN 12%.

Kenaikan PPN 12%, HMI Kubu Raya Desak DPRD untuk Tidak Bungkam
Rinaldy Kamaruzaman Ketua PPD HMI Cabang Kubu Raya mempertanyakan DPRD Kubu Raya

Kenaikan PPN menyebabkan lonjakan harga pada sebagian besar barang konsumsi, termasuk kebutuhan pokok yang sebelumnya sudah mengalami tekanan inflasi.

Di sisi lain, kenaikan 12 persen ini juga berdampak pada kenaikan upah minimum yang mungkin hanya berkisar 1 persen hingga 3 persen tidak cukup untuk menutup kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Polresta Pontianak Jaga Ketat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pemilihan Wali Kota Pontianak 2024

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan, inflasi pada November 2024 dibandingkan dengan awal tahun (Januari 2024) menunjukkan kenaikan sebesar 1,12%.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Kubu Raya memerintah harus mempertimbangkan Masyarakat menengah kebawah.

“Yang mana kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah adalah yang paling rentan terhadap kenaikan ini.Seharusnya, pemerintah memberikan insentif berupa subsidi konsumsi bagi kelas menengah.” Ungkapnya.

Baca Juga  Muhammad Rafiuddin, Pemuda Asal Kalimantan Barat, Lulus Mengikuti Program Student Exchange Candidates di Wuxi Institute of Technology, China

“Jika diterapkan (kenaikan tarif PPN) akan meningkatkan kerentanan konsumsi rumah tangga. Dalam jangka pendek bisa mengganggu perekonomian secara makro,” ujarnya.

Dengan pengeluaran yang lebih besar pada kebutuhan dasar, kenaikan PPN secara langsung memengaruhi keseimbangan anggaran rumah tangga mereka.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Kubu Raya, Rinaldi Komaruzzaman, mendesak DPRD Kubu Raya untuk menolak kenaikan PPN 12%. (Red)

Sumber : beritaborneo.co.id

 

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR