SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Kayong Utara, 24 April 2025 – Kondisi jalan Provinsi Kalimantan Barat yang melintasi Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, semakin memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan Desa Siduk menuju Desa Teluk Batang itu mengalami kerusakan parah, terutama pasca penimbunan yang justru memperburuk keadaan.
Warga yang setiap hari melewati ruas jalan tersebut mengeluhkan kerusakan yang mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan pengendara. Salah satunya adalah Sabrani, yang menyebut bahwa sebelumnya jalan masih bisa dilewati dengan aman, namun kini penimbunan yang dilakukan malah membuat jalan menjadi sulit dilalui.
“Dulu walaupun rusak, masih bisa dilewati. Sekarang malah makin parah, kalau hujan jadi becek dan licin,” keluh Sabrani.
Tak hanya merugikan aktivitas warga, kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata juga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Edi, warga Simpang Hilir, mengaku nyaris terjatuh akibat lubang besar yang menganga di tengah jalan.
“Saya hampir jatuh karena menghindari lubang. Ini bukan masalah kecil. Bahaya sekali kalau dibiarkan,” katanya.
Menyikapi persoalan ini, Imam, salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang, turut angkat bicara. Ia mendorong pemerintah daerah dan provinsi untuk segera bersinergi menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan ini.
“Kami sebagai pemuda dan pengguna jalan berharap agar pemerintah daerah dan provinsi tidak saling lempar tanggung jawab, tetapi segera ambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan ini,” tegasnya.
Warga berharap ada langkah cepat dan solusi permanen, bukan hanya penanganan sementara, untuk menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









