JAKARTA – Kabar sejuk datang bagi para calon jamaah haji Indonesia untuk keberangkatan tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Di tengah kekhawatiran masyarakat akan kenaikan biaya transportasi dan akomodasi global, pemerintah mengambil langkah tegas untuk melindungi kantong jamaah.
Anggota Komisi V DPR RI, H. Yuliansyah, S.E., secara terbuka memberikan apresiasi tinggi atas instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden menginstruksikan agar kenaikan biaya tiket dan operasional haji tahun depan tidak dibebankan kepada jamaah.
Menurut H. Yuliansyah, kebijakan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk mempermudah niat suci umat Islam dalam menunaikan rukun Islam kelima. Berikut adalah beberapa catatan penting dari apresiasi beliau:
Instruksi Presiden Prabowo dinilai sebagai langkah berani untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga calon jamaah.
Pemerintah akan mencari solusi melalui subsidi atau efisiensi pos anggaran lain agar selisih harga tiket tidak memicu kenaikan setoran jamaah.
Meski biaya tidak naik bagi jamaah, H. Yuliansyah menekankan bahwa pelayanan, keamanan, dan kenyamanan selama di tanah suci tetap menjadi prioritas utama Komisi V.
Kami di Komisi V sangat mendukung langkah Bapak Presiden. Ini adalah kado indah bagi para calon jamaah haji tahun 2026. Dengan tidak adanya kenaikan beban biaya, masyarakat bisa lebih fokus mempersiapkan diri secara fisik dan mental tanpa harus pusing memikirkan biaya tambahan yang mendadak,”ujar legislator tersebut.
Dengan adanya keputusan ini, para calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat tahun 2026 dapat bernapas lega.
H. Yuliansyah berjanji akan terus mengawal instruksi Presiden ini dalam rapat-rapat kerja bersama mitra terkait di Perhubungan dan infrastruktur, guna memastikan implementasinya berjalan mulus tanpa kendala teknis di lapangan.
Penulis : Farhan
Editor : Denny








