SUARAANAKKOLONG.CO.ID Bengkayang – Selasa, 3 Juni 2025 Kasus pemukulan terhadap seorang wartawan, Stepanus, yang diduga dilakukan oleh seorang cukong PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di area terminal Bengkayang, Kalimantan Barat, memicu reaksi keras dari Media Centre Indonesia (MCI) Kalimantan Barat.
Insiden yang terjadi pada 29 Mei 2025 itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/32/2025/SPKT/POLRES BENGKAYANG POLDA KALBAR. Dalam laporan tersebut, korban tidak hanya mengalami pemukulan, tetapi juga diduga diancam dengan senjata api oleh pelaku.
Merespons kasus ini, MCI Kalbar mengirimkan tim ke Polres Bengkayang pada Senin (2/6/2025) untuk mengklarifikasi dan mendalami perkembangan proses hukum. Namun, tim MCI tidak berhasil bertemu langsung dengan Kapolres maupun Kasat Reskrim karena keduanya sedang dalam perjalanan dinas.
Ketua Umum MCI Kalbar, H. Burhanuddin, S.H., melalui Koordinator Wilayah, Syafriudin, C.L.A., menegaskan sikap organisasi terhadap kekerasan terhadap wartawan.
“Ini bukan sekadar pemukulan biasa. Ada unsur pengancaman dengan senjata api. Kami akan kawal kasus ini sampai ke pengadilan dan mendesak pihak kepolisian agar segera menahan pelaku,” tegas Syafriudin.
Ia juga mendesak Kapolres Bengkayang agar menunjukkan komitmen serius dalam penegakan hukum terhadap pelaku, terutama jika terbukti menggunakan senjata api secara ilegal.
“Kami meminta agar izin kepemilikan senjata api oleh pelaku juga diselidiki. Jika ilegal, itu merupakan pelanggaran berat yang tidak boleh ditolerir,” lanjutnya.
MCI Kalbar menilai bahwa kekerasan terhadap jurnalis merupakan ancaman langsung terhadap kebebasan pers dan pilar demokrasi. Organisasi ini menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada keadilan dan transparansi dalam proses hukumnya.
Sementara itu, pihak terlapor membantah tuduhan pemukulan dalam pernyataan pers yang disampaikan ke sejumlah media. Namun hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan dan klarifikasi dari pihak kepolisian masih terus berlangsung.
Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Redaksi
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









