Tim F1QR Lantamal XII dan Bea Cukai Kalbagbar Kembali Gagalkan Penyelundupan 74 Karung Ballpress Ilegal

Lantamal XII dan Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 74 Karung Ballpress Ilegal

Lantamal XII dan Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 74 Karung Ballpress Ilegal

Pontianak, 13 Februari 2025 Kalimantan Barat – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal XII bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ballpress ilegal yang diduga berasal dari Malaysia. Penangkapan tersebut berlangsung di Pelabuhan Dwikora, Pontianak.

Informasi yang diterima tim F1QR menunjukkan adanya sebuah truk yang diduga memuat barang ilegal berupa ballpress, yang memasuki Indonesia melalui jalur darat dari perbatasan RI-Malaysia. Barang tersebut direncanakan untuk dibawa ke Jakarta melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak menggunakan kapal KM Fajar Bahari VI. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan pemeriksaan terhadap truk dengan nomor polisi KB 8251 MY.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Ria Norsan Pastikan Guru Honorer Tidak Dirumahkan dan Akan Gunakan Diskresi serta Siap Untuk di Sanksi Pusat Demi Untuk Kepentingan Masyarakat Ramai

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 74 karung ballpress yang disembunyikan di dalam 147 karung jengkol. Truk tersebut dikendarai oleh seorang sopir berinisial R. Penangkapan ini kemudian diteruskan oleh Lantamal XII kepada Bea Cukai Kalbagbar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan, melalui Wakil Komandan Lantamal XII, Kolonel Marinir Qomarudin, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (14/02), mengungkapkan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen Lantamal XII dalam memperketat pengawasan jalur-jalur penyelundupan di wilayah perbatasan, khususnya di Kalimantan Barat.

Baca Juga  Laskar Alfakar Indonesia, FKPPI, dan Anak Kolong Sambangi Gudang Ocean 88: Respons Cepat atas Dugaan Pemindahan Oli Ilegal Hasil Sidak Wagub

“Ke depannya, kami berharap pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur-jalur penyelundupan dapat mendorong peningkatan penjualan produk dalam negeri, terutama yang dihasilkan oleh UMKM, sehingga berkontribusi pada perekonomian Indonesia,” ujar Kolonel Qomarudin.

Dengan keberhasilan ini, pihak berwenang berharap agar upaya penyelundupan ilegal dapat ditekan, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian negara melalui produk-produk dalam negeri yang lebih terjamin keamanannya.

Red. Denny Purwanto
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Pontianak

Misteri Kematian Santri di Kubu Raya: Tim Hukum KAHMI Kalbar Turun Langsung Investigasi Pesantren Labbaik

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak