SUARAANAKKOLONG.CO.ID PONTIANAK, Polda Kalbar – Tim Komisi III DPR-RI yang dipimpin oleh Dede Indra Permana Soediro memberikan apresiasi terhadap kinerja Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar dalam penegakan hukum, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik di Provinsi Kalbar.
Dalam diskusi yang diadakan di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Pulung Agustanto, salah satu anggota tim Komisi III, menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai prestasi yang telah diraih oleh Polda Kalbar dan Kejati Kalbar. “Saya mengapresiasi atas terlaksananya Pilkada di Kalbar yang berjalan dengan baik dan kondusif. Selain itu, prestasi dalam penanganan narkoba, TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), dan tindak pidana korupsi juga patut diapresiasi. Ini sejalan dengan Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo,” ujar Pulung.
Salah satu isu yang sempat mencuat dalam pertemuan tersebut adalah kasus penembakan yang melibatkan oknum anggota Polda Kalbar pada 2023. Menanggapi hal ini, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa kasus tersebut sudah ditangani dengan baik, baik secara kode etik profesi Polri maupun di pengadilan. “Polda Kalbar tidak anti kritik. Kasus penembakan ini sudah ditangani sesuai norma yang berlaku. Kami ingin menunjukkan ketegasan dalam memperbaiki citra Polri di mata publik,” tegas Kapolda.
Selain itu, dalam Kunker Spesifik ini, perhatian juga diberikan pada maraknya kasus penyelundupan sisik trenggiling yang melibatkan beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kalbar. Hinca Panjaitan, anggota tim Komisi III, mengingatkan pentingnya perhatian terhadap aksi penyelundupan hewan yang dilindungi, mengingat Kalbar memiliki lima kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara lain. “Wilayah perbatasan sangat rawan terhadap penyelundupan, baik narkotika maupun hewan yang dilindungi, seperti trenggiling. Kami mendorong Polda Kalbar untuk meningkatkan pengawasan,” ujar Hinca.
Terkait kasus penembakan yang menjadi sorotan publik, Hinca Panjaitan juga menyampaikan bahwa tim Komisi III sudah menerima penjelasan lengkap dari Kapolda Kalbar dan Kajati Kalbar. “Kami telah menerima penjelasan yang jelas, dan laporan yang diberikan sudah lengkap. Kami menganggap penjelasan itu sangat baik dan sesuai dengan prosedur,” kata Hinca.
Menutup kunjungan tersebut, Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno menekankan pentingnya dukungan dari Komisi III DPR-RI terhadap upaya reformasi dan modernisasi sistem penegakan hukum. “Terkait kasus penembakan, kami sudah memberikan penjelasan secara rinci kepada tim Komisi III. Kami berharap publik tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas dan mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung,” ujar Kabidhumas.
Dengan kunjungan ini, Komisi III DPR-RI memberikan perhatian serius terhadap komitmen dan kinerja Polda Kalbar serta Kejati Kalbar dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan peradilan di wilayah tersebut.
Red. Sri Sundari.
Edit. Amarizar.MD









