Home / Daerah / Kalimantan Barat / Ketapang / Polri

Senin, 10 Februari 2025 - 02:48 WIB

Sukseskan Ketahanan Pangan, Polres Ketapang Terus Lakukan Perluasan Lahan Tanaman Jagung Hibrida

Sukseskan Ketahanan Pangan, Polres Ketapang Terus Lakukan Perluasan Lahan Tanaman Jagung Hibrida

Sukseskan Ketahanan Pangan, Polres Ketapang Terus Lakukan Perluasan Lahan Tanaman Jagung Hibrida

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Ketapang, 08 Februari 2025 Polda Kalbar – Wakapolres Ketapang, KOMPOL Frits Orlando Siagian, S.I.K., M.H., didampingi oleh Pejabat Utama Polres dan Kapolsek Tumbang Titi, IPTU Made Adnyana, melakukan pengecekan kesiapan lahan untuk penanaman jagung hibrida dalam rangka mendukung percepatan swasembada pangan di Desa Mahawa, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas lahan tanaman jagung di lahan tidur, yang akan diubah menjadi lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Ketapang.

Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres KOMPOL Frits Orlando Siagian, menjelaskan bahwa saat ini lebih dari 1.000 hektar lahan telah disiapkan untuk pengolahan dan penanaman jagung hibrida. Beberapa di antaranya adalah lahan tidur milik masyarakat yang dibuka dan dimanfaatkan untuk menanam jagung hibrida, dengan dukungan dari Polres Ketapang.

Baca Juga  Kapolres Sambas Kunjungi Kodim 1208/Sbs, Perkuat Sinergitas TNI-Polri di Wilayah Perbatasan

“Lahan yang dibuka saat ini merupakan tambahan luasan baru untuk penanaman jagung hibrida di wilayah Ketapang. Total luasnya sekitar 40 hektar yang sudah dibuka dan sedang dalam proses pembersihan serta penggemburan menggunakan alat berat. Rencananya, penanaman jagung hibrida akan dimulai pada 25 Februari 2025,” jelas Wakapolres.

Selain itu, KOMPOL Frits Orlando Siagian menegaskan komitmen Polres Ketapang dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah dengan menggalakkan pemanfaatan pekarangan lahan bergizi dan pengelolaan lahan tidur yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Baca Juga  Jelang Hakordia, Polri perkuat komitmen Pegawai Pajak agar tidak korupsi

Program ini melibatkan personel Polres Ketapang dan Polsek Jajaran serta kelompok tani setempat dalam pengelolaan lahan tidur.

Sukseskan Ketahanan Pangan, Polres Ketapang Terus Lakukan Perluasan Lahan Tanaman Jagung Hibrida
“Kami juga melibatkan personel Polres dan Polsek untuk memantau dan mengawasi proses penanaman jagung oleh masyarakat, serta memberikan bantuan berupa pupuk, benih jagung, dan sembako untuk mendukung para petani,” tambah Wakapolres.

Melalui program ini, Polres Ketapang berharap dapat berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan Indonesia yang mandiri dalam sektor pangan.

Red. Reza
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat