Home / Daerah / Kalimantan Barat / Politik / Singkawang / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Minggu, 19 Januari 2025 - 15:18 WIB

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) komitmen menekan angka kemiskinan dengan cara menyederhanakan proses perizinan usaha

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Singkawang, 18 Januari 2025 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) komitmen menekan angka kemiskinan dengan cara menyederhanakan proses perizinan usaha. Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Harisson menegaskan pentingnya mempercepat proses perizinan untuk mendukung program 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang salah satunya adalah pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Saya melihat langsung bagaimana proses perizinan di Kota Singkawang. Dengan penyederhanaan dan percepatan, saya yakin target program 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dapat tercapai,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Singkawang, Provinsi Kalbar pada Kamis (16/1/2025).

Baca Juga  Sertijab Komandan Lantamal XII: Laksamana Pertama TNI Dr. Hariyo Poernomo Resmi Jabat Danlantamal XII

Sementara itu, Ketua Tim BSKDN Kemendagri Wilayah Kalbar, Zahrul Islami, mengapresiasi upaya Pemkot Singkawang dalam menyederhanakan proses perizinan. Ia menyoroti progres yang baik dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan integrasi dengan sistem OSS (Online Single Submission).

Baca Juga  Personel Polres Singkawang Tingkatkan Pengamanan di Gudang Logistik KPU. 

“Singkawang telah menunjukkan langkah nyata dengan RDTR dan OSS. Ini sangat penting untuk mempercepat proses perizinan dan menarik lebih banyak investor,” ujar Zahrul.

Ia juga menambahkan bahwa BSKDN akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah untuk mempercepat reformasi birokrasi, khususnya di bidang perizinan.

Dengan kemudahan proses perizinan, Pemprov Kalbar berharap semakin banyak pelaku usaha yang berinvestasi di wilayah ini. Hal ini diyakini dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

 

Sumber : InfoPublik
Publisher: Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53