Home / Bisnis / Daerah / Ekonomi / Kalimantan Barat

Senin, 13 Januari 2025 - 22:19 WIB

Pro Kontra Kratom dan Program Kesehatan Gratis: Pernyataan Menkes Budi Gunadi Sadikin

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan pandangannya tentang kratom saat kunjungannya ke Kalimantan Barat. Ia menegaskan pentingnya pembinaan bagi para petani kratom agar penggunaan tanaman tersebut tidak disalahgunakan. “Kratom nanti ada di bawah pengawasan BPOM. Tapi menurut saya, setiap negara dan daerah punya kearifan lokal sendiri. Seperti Korea dengan ginseng dan Cina dengan tanaman khasnya,” ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk membina pemanfaatan kratom secara tepat. “Kita harus pastikan penggunaan tanaman seperti kratom dibina dan diatur agar tidak disalahgunakan. Jangan sampai seperti heroin, meskipun heroin pun bisa digunakan untuk pengobatan secara profesional,” jelasnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa BPOM akan memiliki peran utama dalam pengawasan tersebut.

Baca Juga  GAPKI Kalbar Gelar Muscab 2025: Perkuat Kepastian Hukum dan Kemitraan Sawit Berkelanjutan

Selain membahas kratom, Menkes juga mengumumkan rencana program **screening kesehatan gratis** untuk siswa di sekolah. Program ini dirancang untuk mendukung kesehatan masyarakat dari usia dini hingga lansia. “Screening kesehatan gratis akan dilakukan serentak untuk 280 juta rakyat. Balita, dewasa, dan lansia akan menjalani pemeriksaan di puskesmas, sedangkan anak usia sekolah (6-18 tahun) akan diperiksa di sekolah,” katanya. Pemeriksaan akan dilakukan rutin berdasarkan usia, dengan parameter yang telah disesuaikan.

Baca Juga  Aksi heroik seorang anggota polisi, Bripka Abdul Syahid viral di media sosial usai merelakan dijadikan sebagai jembatan

Program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo untuk mencegah penyakit sebelum terjadi. “Menjaga masyarakat tetap sehat jauh lebih murah dibanding mengobati mereka yang sudah sakit,” tambahnya. Menkes juga menegaskan bahwa tugas utamanya adalah menjaga kesehatan masyarakat secara menyeluruh. “Lebih penting menjaga agar masyarakat tetap sehat, karena sakit itu mahal,” tutupnya.

Red. Salihin
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat