Home / Bawaslu / Daerah / KPU / Pilkada / Polri / Pontianak / TNI

Senin, 2 Desember 2024 - 10:37 WIB

Polresta Pontianak Jaga Ketat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Pemilihan Wali Kota Pontianak 2024

Pontianak , Polda Kalbar (01/12/2024) – Polresta Pontianak memastikan keamanan maksimal dalam pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat KPU Kota Pontianak serta penetapan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak Tahun 2024. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Karendalops Operasi Mantap Praja (OMP) Kapuas 2024, Kompol Joko Sutriyatno, S.H., atas arahan Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H.

Rapat pleno yang berlangsung di hotel Haris Jalan Gajahmada Kota Pontianak tersebut menjadi perhatian serius pihak kepolisian mengingat pentingnya momen ini bagi stabilitas sosial dan politik di wilayah Pontianak. “Kami telah mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan untuk menjaga keamanan acara ini, baik di lokasi kegiatan maupun di titik-titik strategis di sekitar kota,” ujar Kompol Joko Sutriyatno.

Ia menjelaskan bahwa pengamanan melibatkan pengendalian massa, pemeriksaan akses masuk, hingga pengawasan ketat terhadap potensi gangguan keamanan. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan proses rekapitulasi dan penetapan hasil pemilihan berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala.

Baca Juga  Usai Pemungutan suara Pilkada , Polresta Pontianak Gelar Pasukan di Semua PPK Kecamatan untuk Amankan Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak penyelenggara, saksi-saksi, serta unsur pengamanan lainnya untuk menciptakan suasana kondusif selama pleno berlangsung,” tambahnya.

Selain pengamanan fisik, Polresta Pontianak juga menerapkan pengamanan siber untuk mengantisipasi potensi penyebaran informasi hoaks yang dapat memicu konflik di masyarakat.

Kapolresta Pontianak, melalui Karendalops OMP Kapuas 2024, mengimbau masyarakat untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan tetap menjaga kerukunan. “Kami berharap semua pihak dapat menghormati hasil demokrasi ini dan berkontribusi dalam menciptakan suasana damai di Kota Pontianak,” tutup Kompol Joko Sutriyatno.

Kegiatan Rapat Pleno Terbuka ini dihadiri oleh
– Kaban Kesbangpol Kota Pontianak, Ahmad Hasyim S.T
– Dandim 1207/Pontianak, Letkol Arm Irwansyah S.A.P., M.H
– Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi S.I.K., M.H
– Kajari Kota Pontianak diwakili, Adriyan Perdana
– Ketua KPU Kota Pontianak, David Teguh M
– Bawaslu Kota Pontianak, Ridwan S.E
– Para Komisioner KPU Kota Pontianak beserta Staf
– Para Komisioner Bawaslu Kota Pontianak
– Para PPK Kecamatan se Kota Pontianak
– Para Ketua Panwascam se Kota Pontianak
– Para saksi Partai peserta Pemilu tahun 2024
– Para saksi Capres dan Cawapres
– Para saksi Caleg DPD, DPR RI, DPRD Prov. Kalbar dan DPRD Kota Pontiana

Baca Juga  Personel Piket Polsek Air Besar Laksanakan Patroli Dialogis, Jaga Keamanan Wilayah

Dengan pengamanan ketat dari Polresta Pontianak, acara ini diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang aman dan tertib sehingga situasi kamtibmas kota Pontianak dapat terkendali dan kondusif.(WGT).

Red. Sri Sundari.
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Pontianak

Misteri Kematian Santri di Kubu Raya: Tim Hukum KAHMI Kalbar Turun Langsung Investigasi Pesantren Labbaik

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB