Home / Pontianak

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:35 WIB

Kunjungan DPW Matra Kalbar,Kodam XII /Tanjungpura Sambut Dengan Hanga

Pontianak Kalbar -Suaraanakkolong.co.id

DPW MATRA, Kalimantan Barat, melalui Ketua Harian DPW Matra Kalimantan Barat, Syarif Mu’ammar Imam Kahfi berkunjung ke Kodam VII Tanjung Pura.

Setelah mendapatkan jadwal dari Pangdam melalui Aster Kasdam XII/Tpr, MATRA melaporkan rencana kegiatan audiensi bersama Pangdam XII/Tpr berserta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Masyarakat Adat Nusantara (MATRA), yang dilaksanakan pada Kamis 16/5/ 2024, pukul 10.00 WIB di ruang Transit Pangdam XII/Tpr.

Ada pun peserta audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) adalah K. R. Ngt. T Andi Falani, S.Pd.I (Ketua DPW MATRA KALBAR), Syarif Mu’ammar Imam Kahfi (ketua harian), Andi Panalaga (Wakil Sekretaris), Iswanto (Bendahara), Raden Asmun (ketua IV Wilayah Ketapang, Kayong Utara), Muhammad Nuh Madani (Humas), Edo Pradana Prasitha (Ketua Bidang Promosi Budaya), dan Fadilah Khairawati (Perwakilan Srikandi Matra).

Pendamping audiensi Asintel Kasdam XII/Tpr, Aster Kasdam XII/Tpr, Kapendam XII/Tpr.

Baca Juga  Kejati Kalbar Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Besar di Tahun 2025

Dalam hal ini Ketua Harian Syarif Mu’ammar Imam Kahfi menyampaikan, beberapa poin diantaranya menyangkut pembahasan kegiatan Matra.

Salah satunya dalam pembicaraan tersebut yang akan disampaikan yaitu mengenai FABD dan FABN IV Kalbar.

Adapun kegiatan FABD yang mana akan menjadi kegiatan rutin tahunan DPW MATRA KALBAR, tujuan dari kegiatan FABD yaitu mempertahankan adat budaya yang ada di Kalimantan Barat dengan menjunjung tinggi sila-sila dalam undang-undang pancasila.

Selain itu tujuan dari FABN adalah memperkenalkan adat budaya Kalimantan Barat kepada daerah dan Provinsi luar dari pulau Kalimantan bahkan juga kepada dunia, tentang keberagaman budaya yang ada Kalimantan Barat.

Mengingat MATRA juga sudah membentuk 17 DPW di setiap provinsi dan juga sudah membentuk 36 DPD di seluruh nusantara, bahkan MATRA juga sudah menjalin hubungan ke kekerabatan antar negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Australia, Amerika Serikat, Filipina hingga Ghana.

Baca Juga  Anggota DPRD Kalbar Usmandy Dukung Gubernur Ria Norsan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Pentingnya rencana FABD dan FABN, DPW MATRA KALBAR mengharapkan Pangdam VII/Tpr selaku pembina, dimana MATRA juga membutuhkan support yang sebesar-besarnya. secara emosional maupun secara non-emosional.

Sementara dari Pangdam VII Tanjungpura Mayor Jendral TNI Iwan Setiawan mengatakan,” jika menghadapi kegiatan besar kita juga perlu lakukan persiapan, lebih lanjut dan mempunyai dua alternatif salah satunya di IKN,” ujarnya.

Selain itu kita juga pastinya butuh tempat satunya adalah penginapan atau hotel yang harus kita perhitungkan ketika kegiatan akan di laksanakan di Kalbar.

Mayor Jendral TNI Iwan Setiawan,mengingatkan juga masalah tingkat keamanan, yang harus kita Perhatikan karena ini menyangkut kegiatan- kegiatan besar seperti ini ,” ungkapnya.( Red )

Publisher : Peru

Share :

Baca Juga

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Notulen Rapat Menjadi Rujukan Mayoritas Warga Darma Putra

Anak kolong

Dian Eka Muchairi hadiri kegiatan Workshop Digital Marketing, Level up Your AI Skill “Branding & Storytelling Di Era Kecerdasan Buatan”

Anak kolong

Kuliah Umum STBHB Kupas Peran Strategis Generasi Muda Dalam Pembangunan NKRI, Pendidikan Jadi Senjata Mengubah Bangsa

Anak kolong

DPD Hanura Kalbar Tampil dengan Semangat Perubahan, “Daerah Berjaya, Indonesia Sejahtera”