JAKARTA — 7 OKTOBER 2026 — Lahir 8 September 1952 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Dr. H. Tubagus Hasanuddin tumbuh dari keluarga sederhana — putra seorang kepala desa — menjadi sosok yang mengabdikan segenap hidupnya untuk bangsa. Bersama istri tercinta, Ika Eviolina, ia melangkah teguh: dari barisan prajurit yang menjaga kedaulatan, hingga ruang parlemen yang menyuarakan aspirasi rakyat.
DARI AKMIL HINGGA DPR — SATU HATI, SATU TUJUAN
Lulusan Akademi Militer (AKMIL) Magelang ini menapaki perjalanan pengabdian yang tak terputus:
🎖️ Karier Militer yang Penuh Pengabdian
– Mengabdi lebih dari tiga dekade di TNI, ditugaskan di Kodam III/Siliwangi serta ikut misi perdamaian dunia sebagai Kontingen Garuda di Irak (1992–1993)
– Dipercaya sebagai Ajudan dan Wakil Sekretaris Militer bagi empat Presiden Republik Indonesia berturut-turut — bukti kepercayaan tertinggi negara
– Pangkat terakhir: Mayor Jenderal TNI — pensiun tahun 2009 dengan kehormatan penuh
🗳️ Amanat Rakyat di Parlemen
– Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sejak 2009, kembali terpilih dan mengemban amanat rakyat hingga kini
– Fokus memperjuangkan kedaulatan negara, kesejahteraan prajurit, serta pemerataan pembangunan daerah
– Putra Majalengka yang membawa nama daerah ke panggung nasional, tanpa pernah melupakan akar rumput
📖 Ilmu Sebagai Bekal Pengabdian
– Meraih gelar Doktor, membuktikan bahwa pengabdian dan ilmu pengetahuan berjalan beriringan
– Selalu berpegang pada prinsip: berbicara fakta, berpijak kebenaran, mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya
TEGUH, TANGGUH, TAK PERNAH PULANGKAN HARAPAN
“Berseragam atau tidak, pengabdian tak pernah berakhir. Saya tetap prajurit negara, tetap hamba rakyat.”
Ia bukan sekadar tokoh — ia adalah cerminan putra daerah yang bangkit, berbakti, dan bermanfaat. Di mana pun ditempatkan, TB Hasanuddin berdiri tegak: menjaga kehormatan, menegakkan keadilan, dan merawat persatuan bangsa.
Reporter: Asep Iskandar
Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Majalengka, Jawa Barat








