PONTIANAK, 15 Agustus 2026 — Kota Pontianak kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional. Polytron Pontianak International Challenge 2026 akan digelar pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Badminton Asia bersama Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, serta mendapat dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi bulutangkis internasional dengan kategori International Challenge dan menyediakan total hadiah sebesar US$20.000.
Polytron Pontianak International Challenge 2026 mempertandingkan lima sektor, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
18 Negara Hadir di Pontianak Persaingan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dipastikan berlangsung menarik dengan kehadiran peserta dari 18 negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta berasal dari China, Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Korea, Jepang, Hong Kong, Singapura, Vietnam, Filipina, Kanada, Amerika Serikat, Finlandia, Prancis, Jerman, dan Portugal.
Keikutsertaan negara-negara dari Asia, Eropa, hingga Amerika Utara tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap turnamen ini sekaligus semakin menegaskan Pontianak sebagai salah satu kota di Indonesia yang mampu menjadi tuan rumah kompetisi bulutangkis internasional.
Dari data peserta, Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, disusul Chinese Taipei, Malaysia, India, China, Thailand, serta negara-negara peserta lainnya. Kehadiran pemain dari berbagai negara diharapkan menghadirkan persaingan kompetitif sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para atlet Indonesia.
Sejumlah Pemain Andalan Indonesia Siap Tampil Persaingan juga semakin menarik dengan tampilnya sejumlah wakil andalan Indonesia. Mereka akan memanfaatkan turnamen ini untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengumpulkan poin peringkat dunia.
Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Christian Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sementara di sektor tunggal putri terdapat Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.
Pada sektor ganda putra, Indonesia akan diperkuat pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo.
Sementara itu, pada sektor ganda campuran, Indonesia akan menurunkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana.
Kehadiran para wakil Indonesia tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pontianak. Penonton tidak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang tampil di hadapan publik tuan rumah.
Bagi para pemain Indonesia, Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan kesempatan penting untuk mendapatkan pengalaman bertanding , mengasah mental dan performa kompetitif di level dunia serta untuk mendapatkan rainking poin BWF.
Sementara itu bagi PP PBSI, penyelenggaraan turnamen internasional di Pontianak menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas kompetisi berkualitas ke berbagai daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
Kehadiran para pemain dari berbagai negara juga diharapkan dapat memberikan atmosfer kompetisi internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berkembang dan mengejar prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan turnamen ini. Kolaborasi antara Badminton Asia, PP PBSI, Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dan Polytron menunjukkan sinergi antara organisasi olahraga internasional, federasi nasional, daerah, dan sektor swasta dalam mendukung perkembangan serta kemajuan bulutangkis Indonesia.
Tiket Rp20.000, Dapat Voucher Makanan dan Minuman Rp10.000 Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, masyarakat Pontianak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung aksi para pebulutangkis internasional dengan harga tiket yang terjangkau. Tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026 dibanderol Rp20.000, dan setiap pembelian tiket akan mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000.
Tiket sudah dapat dibeli melalui tiket.com. Masyarakat diharapkan untuk dapat segera mendapatkan tiket dan menjadi bagian dari kemeriahan pertandingan bulutangkis internasional di Pontianak.
Dengan harga tiket yang ramah bagi masyarakat, penyelenggara berharap antusiasme penonton untuk hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani semakin tinggi. Dukungan penonton dari tribun diharapkan turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah
sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Pontianak dalam menyaksikan pertandingan bulutangkis internasional secara langsung.
Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, baik dari sisi olahraga, pariwisata, maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui kejuaraan ini, Pontianak semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu kota yang mampu menjadi tuan rumah kompetisi olahraga internasional. Kehadiran peserta dari 18 negara menjadi bukti bahwa Pontianak siap menjadi bagian dari peta penyelenggaraan bulutangkis internasional. Saksikan langsung pertandingannya, ramaikan GOR Terpadu Ahmad Yani dan jadilah bagian dari semangat “Pontianak Menjadi Panggung Bulutangkis Dunia”. (*)
Sumber: DJARUM KALBAR
Editor: Denny








