Home / Uncategorized

Senin, 27 April 2026 - 14:05 WIB

Desak Bupati Konawe dan Sekda Konawe, Masyarakat Siap Demonstrasi Senin Terkait Tapal Batas Pondidaha–Amongedo

Konawe — Polemik tapal batas antara Kecamatan Pondidaha dan Kecamatan Amongedo kembali mencuat dan memicu desakan keras dari masyarakat.

Mereka menuntut Bupati Konawe dan Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe untuk segera mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan yang telah berlarut selama 17 tahun tanpa kejelasan.

Permasalahan ini dinilai harus segera diselesaikan berdasarkan regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Daerah (Perda) tahun 2005 dan Peraturan Bupati (Perbup) tahun 2008 yang telah mengatur batas wilayah kedua kecamatan tersebut. Namun hingga saat ini, implementasi di lapangan belum juga terealisasi secara nyata.
Masyarakat menilai ketidakjelasan tapal batas ini telah menimbulkan berbagai dampak, mulai dari konflik sosial hingga ketidakpastian administrasi wilayah.

Baca Juga  Direktur Aceh Human Foundation Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Lawan Hoaks di Tengah Pemulihan Banjir Aceh Timur

Hal ini dianggap sebagai bentuk kelalaian pemerintah daerah dalam menjalankan aturan yang telah ditetapkan.

“Kami mendesak Bupati Konawe dan Sekda Konawe untuk segera memindahkan dan menegaskan tapal batas Kecamatan Pondidaha dan Amongedo sesuai Perda 2005 dan Perbup 2008. Sudah 17 tahun tidak ada kepastian, ini sangat merugikan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan.

Baca Juga  Kelola Dana Desa Rp2,17 Miliar, DPW Pemuda LIRA Sultra Desak Aparat Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Karoonua

Sebagai bentuk keseriusan, masyarakat menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi pada Senin sebagai upaya mendesak pemerintah daerah agar segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Aksi ini menjadi bentuk tekanan moral agar pemerintah tidak terus menunda penyelesaian konflik yang berkepanjangan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera bertindak secara konkret, transparan, dan berlandaskan hukum demi menjaga stabilitas sosial dan kepastian wilayah di Kabupaten Konawe.

Hormat kami,
Indra Dapa Saranani
(Pemerhati Agraria dan Wilayah)

Sumber: Indra Dapa Saranani
Editor: Denny

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Serap Aspirasi di Pontianak, Yuliansyah Tegaskan Infrastruktur Harus Bermuara pada Kesejahteraan Rakyat

Uncategorized

Pangkogabwilhan I dan BRGM Kalbar Kolaborasi Kelola Lahan Gambut dengan Bios 44 untuk Cegah Karhutla

Uncategorized

Atlet Singel Putra Chinese Taipe, Wang Po Wei Menjuarai Polytron Pontianak Indonesia masters 2026 super 100

Uncategorized

Di Semi Final Atlet Cina, Pin Yie dan Zhang Jia Han tumbangkan R.H Kusharjianto dan M.D Oktavianti dari Indonesia

Uncategorized

Peduli Karhutla, Hadir Bersama Masyarakat

Uncategorized

Masuk Babak Perempat final, Dedi Taklukkan Atlet Malaysia, Cheam Juni Wel

Uncategorized

Mayasari dan Ester tundukan Atlet Korea di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100

Uncategorized

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Pontianak Permudah Laporan Kegiatan Operasional Terminal Khusus dan TUKS Berbasis Googleform