SUARAANAKKOLONG.CO.ID, KUBU RAYA — Sebuah peristiwa kebakaran hebat menghanguskan satu unit mobil pick up Mitsubishi L300 yang mengangkut 25 tabung gas elpiji 3 kilogram, di kawasan Dermaga Parit 19, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Rabu sore (4/6/2025) pukul 17.30 WIB.
Polisi menyatakan, penyebab utama kebakaran diduga berasal dari korsleting sistem kelistrikan mobil, yang memicu percikan api dan membakar seluruh kendaraan berikut muatannya.
Kepastian ini disampaikan oleh Kapolsek Kuala Mandor B IPTU Fahrizal Hasyim melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, dalam keterangan tertulis pada Selasa (10/6/2025).
“Dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, kami menduga kuat bahwa sumber api berasal dari konsleting pada instalasi kabel kendaraan yang mengalami kerusakan,” ujar Ade.
Dijelaskannya, mobil milik H. Suhar tersebut dalam perjalanan untuk menukarkan 25 tabung elpiji 3 kg ke pangkalan gas. Namun, saat tiba di lokasi dermaga penyeberangan, muncul percikan api dari bagian bawah kendaraan yang kemudian menyambar tangki bahan bakar.
“Begitu percikan menyambar tangki BBM, api langsung membesar. Beberapa tabung gas sempat meledak, namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa,” ungkap Aiptu Ade.
Pihak kepolisian memperkirakan nilai kerugian materiil akibat insiden ini mencapai ratusan juta rupiah. Meskipun demikian, respons cepat dari warga sekitar turut membantu mencegah meluasnya dampak kebakaran ke area lain.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan pengangkut barang berbahaya, untuk secara berkala memeriksa sistem kelistrikan kendaraan.
“Kami mengingatkan agar para pemilik kendaraan, terutama yang membawa muatan berisiko seperti gas elpiji, memastikan kendaraan dalam keadaan layak dan aman,” pungkasnya.
Kejadian ini menjadi peringatan serius akan pentingnya standar keselamatan kendaraan, terutama bagi angkutan distribusi bahan berbahaya.
Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Redaksi
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









