Operasi Premanisme Dimulai, Kapolres Kubu Raya: Waspadai Ormas Berkedok Debt Collector

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Kubu Raya, 8 Mei 2025 – Polres Kubu Raya resmi menggelar Apel Satgas Operasi Premanisme sebagai tindak lanjut dari arahan Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops Kapolri), Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Mabes Polri.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya konsistensi upaya preemtif melalui patroli rutin di lokasi rawan tindak premanisme dan dugaan pungutan liar (pungli).

“Satgas preemtif agar melaksanakan kegiatan patroli setiap hari, terutama di jam-jam rawan. Fokuskan pengawasan di tempat-tempat yang sering terjadi dugaan pungli,” jelas Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Kamis (8/5).

Baca Juga  Gagalkan Penyelundupan 173 Burung, BKHIT Kalbar Selamatkan Satwa Dilindungi di Pelabuhan Pontianak

Kapolres juga menyoroti kemungkinan keterlibatan oknum dalam praktik-praktik premanisme. Karena itu, jajaran intelijen diminta untuk bekerja lebih teliti dalam memetakan jaringan serta mengidentifikasi modus operandi yang berkembang.

“Tidak menutup kemungkinan ada tindakan premanisme yang dibekingi oknum tertentu. Ini perlu dipelajari dan diperhatikan dengan serius oleh satuan intelijen,” tegas AKBP Kadek.

Ia menambahkan, aksi premanisme tidak hanya mengganggu stabilitas kamtibmas dan ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu konflik horizontal yang bisa mengganggu harmoni sosial budaya masyarakat.

Untuk itu, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah serta tokoh masyarakat.

“Kami akan menggandeng stakeholder dan tokoh masyarakat dalam menangani persoalan ini secara komprehensif. Peran semua pihak sangat diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga  SPKT Polres Landak Wujudkan Pelayanan Transparan dan Gratis untuk Masyarakat

Kapolres juga menggarisbawahi fenomena maraknya organisasi masyarakat (ormas) yang menyamar sebagai debt collector dan melakukan penarikan kendaraan secara paksa, bahkan dengan kekerasan.

“Banyak ormas yang menyamar sebagai debt collector dan melakukan penarikan kendaraan secara paksa. Ini perlu menjadi perhatian serius karena termasuk dalam tindakan premanisme,” terang Aiptu Ade.

Sebagai langkah strategis, Polres Kubu Raya mendorong penerapan tiga pendekatan utama dalam menjaga kamtibmas, yaitu strategi preemtif, strategi preventif, dan strategi penegakan hukum (gakkum), guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan berkelanjutan.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Polres Kubu Raya
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53