Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID KETAPANG – Proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Dusun Pematang Sirih, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, sampai kini tampak terbengkalai. TPS3R yang diharapkan menjadi solusi pengolahan sampah justru tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari JURNALIS.co.id, proyek bangunan yang diperkirakan menelan anggaran lebih dari Rp300 juta tersebut dibangun sekitar dua hingga tiga tahun lalu. Dugaan kuat, proyek ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Ketapang.

Pantauan di lapangan memperlihatkan kondisi bangunan yang mulai rusak, dikelilingi semak belukar, dan tanpa aktivitas berarti. Warga sekitar menyebutkan bahwa sejak awal berdiri, fasilitas ini belum pernah dimanfaatkan secara maksimal, apalagi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Polsek Kuala Behe Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu, Ciptakan Situasi Aman dan Khidmat

Menanggapi kondisi tersebut, salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang, Muhammad Iqbal Khadafi, menyayangkan terbengkalainya fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar dari uang rakyat itu.

“Pemerintah harus bertanggung jawab. Ini bukan hanya soal pemborosan anggaran, tapi juga soal pengabaian terhadap persoalan lingkungan dan tata kelola sampah yang seharusnya menjadi perhatian utama,” ujar Iqbal, Selasa (29/4/2025).

Baca Juga  Tiap Malam, Polda Kalbar Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Kriminalitas dan Balapan Liar

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur semestinya disertai dengan perencanaan matang, pengawasan pelaksanaan, serta mekanisme operasional dan pemeliharaan yang jelas. “Kalau hanya dibangun lalu dibiarkan rusak, ini menandakan adanya kegagalan dalam perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya.

Iqbal juga mendesak agar pihak terkait, terutama Dinas PUTR Ketapang, memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait proyek ini. Ia berharap agar fasilitas TPS3R tersebut dapat diaktifkan kembali dan benar-benar difungsikan sesuai tujuannya demi kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Editor: Amarizar.MD
Red. Aulia

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR