SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Kubu Raya, 12 Maret 2025 – IPDA Rusdi, S.H.I., perwira Polri yang bertugas di Polsek Kubu, Polres Kubu Raya, Polda Kalimantan Barat, dikenal tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sosok yang aktif dalam majelis taklim, menjadi imam masjid, dan rutin mengisi pengajian.
Baru-baru ini, IPDA Rusdi kembali menunjukkan dedikasinya di bidang dakwah dengan mengisi kuliah tujuh menit (kultum) bertajuk “Bijak Bermedia Sosial Saat Berpuasa” di Masjid Sirajul Islam, Jalan Merdeka, Kecamatan Pontianak Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus masjid, jamaah, serta sejumlah pejabat kepolisian, termasuk Kabid Humas Polda Kalbar, Bid Propam Polda Kalbar, dan personel Dokkes Polda Kalbar.
Dalam kultumnya, IPDA Rusdi mengingatkan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan ketakwaan dan introspeksi diri. Namun, di era digital saat ini, tantangan baru muncul dalam menjaga kualitas puasa, terutama terkait penggunaan media sosial.
“Teknologi memberikan manfaat besar, tetapi jika tidak digunakan dengan bijak, media sosial bisa menjadi sumber godaan yang merusak nilai puasa. Banyak orang yang tanpa sadar menghabiskan waktu untuk scrolling media sosial hingga lalai beribadah, padahal waktu itu bisa digunakan untuk berdzikir atau sholat,” ujar IPDA Rusdi dalam kultum Subuhnya, Rabu (12/3) pagi.
IPDA Rusdi juga menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan sia-sia, termasuk perilaku negatif di media sosial seperti ghibah, fitnah, dan penyebaran berita hoaks. Ia mengajak jamaah untuk lebih selektif dalam mengonsumsi informasi dan memanfaatkan waktu Ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah.

“Semoga pesan yang disampaikan IPDA Rusdi bisa menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih bijak dalam bermedia sosial, terutama saat menjalankan ibadah puasa,” ujar salah satu jamaah yang hadir dalam kultum tersebut.
Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menunjukkan sisi humanisnya, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan agama dan edukasi moral.
Editor: Amarizar.MD
Red: Sri Sundari









