MAJALENGKA, 24 Oktober 2026 — Suara Anak Kolong — Keputusan berinvestasi yang bijak selalu lahir dari perhitungan yang cermat, bukan perasaan sesaat. Calon investor yang rasional senantiasa membandingkan potensi keuntungan sebuah usaha dengan opsi menyimpan dana di deposito — yang dijadikan patokan dasar karena menawarkan keamanan dan kepastian hasil.
Oleh karena itu, tantangan terbesar bagi pelaku usaha yang mencari mitra modal bukan sekadar meyakinkan bahwa bisnisnya layak dijalankan. Lebih dari itu: bisnis harus mampu memberikan imbal hasil yang lebih tinggi daripada bunga bank, dengan manajemen risiko yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa kedua hal ini, tidak ada alasan kuat bagi seseorang untuk memindahkan dananya dari tempat yang aman ke tempat yang berisiko.
PESAN DAN PANDANGAN H. IING MISBAHUDDIN, S.M., S.H.
Berdasarkan unggahan resmi di akun media sosial Facebook miliknya, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H., menyampaikan pesan mendalam terkait iklim investasi yang sehat:
“Uang yang ditanamkan seseorang ke dalam usaha kita adalah amanah yang berat. Ketika kita meminta seseorang menarik dananya dari deposito yang terjamin keamanannya, maka kewajiban kita adalah memberikan keuntungan yang jauh lebih besar sekaligus pengelolaan risiko yang jauh lebih baik. Itulah harga sebuah kepercayaan.”
“Jangan hanya menjanjikan keuntungan yang menggiurkan tanpa berani menjelaskan di mana letak risikonya. Investor yang cerdas tidak hanya bertanya ‘berapa untungnya’, tetapi juga ‘bagaimana jika hal tidak diinginkan terjadi — apakah ada langkah antisipasinya?’ Jawablah dengan jujur dan transparan. Kejujuran hari ini adalah aset paling berharga untuk kemajuan usaha di masa depan.”
“Saya ingin mengingatkan rekan-rekan pelaku usaha di Kabupaten Majalengka: Bangunlah bisnis yang tidak hanya menguntungkan pemilik, tetapi juga memberi keadilan bagi para penanam modal. Jika tingkat pengembalian investasi Anda setara atau bahkan lebih rendah dari bunga bank, maka usaha tersebut belum layak menerima dana masyarakat. Tingkatkan kinerja, perbaiki tata kelola, baru ajak orang lain untuk tumbuh bersama Anda.”
“Transparansi laporan keuangan, kejelasan rencana usaha, dan pengendalian risiko yang tertulis — ketiga hal ini adalah kunci utama. Tanpa itu, setiap ajakan investasi hanyalah janji yang rapuh. Mari kita bangun iklim usaha di Majalengka yang jujur, sehat, dan saling menguntungkan semua pihak.”
PRINSIP DASAR: TANPA KEUNGGULAN DAN KEAMANAN, TIDAK ADA INVESTASI YANG LAYAK
Inti pesannya sederhana namun mendalam: Deposito adalah patokan yang tidak boleh diabaikan. Jika sebuah usaha tidak mampu menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dengan risiko yang dapat dijelaskan secara masuk akal, maka sebaiknya dana tetap di tempat yang aman.
Masyarakat luas, terutama calon investor, berhak mengetahui profil usaha secara lengkap — bukan hanya sisi cerianya, tetapi juga tantangan, risiko, dan langkah pengendaliannya. Di sinilah peran transparansi dan akuntabilitas menjadi sangat krusial.
Semoga pesan ini menjadi cermin bagi kita semua — agar setiap rupiah yang berputar di tengah masyarakat adalah uang yang dikelola dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme yang tinggi.
Sumber: Akun Facebook Resmi — H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H.
Pernyataan: H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H. — Anggota DPRD Kabupaten Majalengka, Fraksi Partai Keadilan SejahteraReporter: Asep Iskandar
Media: Suara Anak Kolong








