SIAK, Selasa 20/10/2026
suaraanakkolong.co.id
Sosok Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli viral di media sosial dan disebut sebagai Bupati Paling Pemberani di Indonesia Saat Ini karena berani berhadapan dengan mafia ulung demi memperjuangkan keadilan fiskal buat daerah.
Di tengah sorotan nasional, Bupati Siak ini menjadi simbol perlawanan otonomi daerah terhadap praktik sentralisasi fiskal yang dinilai tidak transparan.
Dalam pidato berapi-api di HUT ke-27 Kabupaten Siak pada 12 Oktober 2026 di Lapangan Tugu Istana Siak, Afni dengan mengenakan busana Melayu Sultanah Latifah menegaskan pesan yang mengguncang:
“Merah Putih adalah warna Siak selamanya. Namun, kesetiaan bukan berarti kebisuan ketika ketidakadilan pada kekayaan negeri ini patut kiranya diperjuangkan,” ungkap Afni. 6841
KEADILAN FISKAL YANG DIPERJUANGKAN:
Afni mempertanyakan mengapa rumus dan formula pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang menjadi hak daerah penghasil masih disembunyikan dan tidak terbuka.
“Daerah membutuhkan penjelasan yang terang. Bagaimana angka itu dihitung? Apa saja variabel yang digunakan? Bagaimana kontribusi daerah penghasil diperhitungkan dalam penerimaan negara dan pembagian hasilnya kepada daerah?” 764b
Menurutnya, Siak bukan meminta dikasihani, tapi menuntut transparansi.
“Siak tidak sedang meminta perlakuan istimewa. Yang diperjuangkan adalah kejelasan, transparansi, dan pembagian yang dapat dipertanggungjawabkan,” 764b
FAKTA MENCENGANGKAN – DBH DIPANGKAS 72%:
Dalam naskah pidatonya, Afni menyoroti pemangkasan DBH Migas untuk 2027 yang mencapai 72 persen dan dana yang menjadi kewajiban pemerintah pusat kepada Kabupaten Siak masih tertahan sebesar Rp460 miliar. 2ad5
Kondisi ini diperparah dengan total beban fiskal Siak yang mencapai Rp1 Triliun ditambah utang pihak ketiga lebih dari Rp300 Miliar akibat pemangkasan DBH lebih dari Rp500 Miliar di 2026 dan kurang salur 2023-2024.
“Kita tidak perlu menjadi kasar untuk menjadi kuat. Kita tidak perlu menjadi beringas untuk menunjukkan bernas. Perjuangan memperjuangkan hak daerah harus dilakukan dengan prinsip yang teguh, pikiran yang tajam, serta perkataan yang santun. Ini adalah hak Siak, bukan mengemis apalagi meminta belas kasihan,” tegasnya.
OTONOMI DAERAH HENTIKAN MAFIA:
Sejak dilantik Juni 2025, kepemimpinan Afni-Syamsurizal telah melakukan penghematan anggaran dengan nilai lebih Rp600 miliar, peningkatan PAD, dan perbaikan tata kelola BUMD. 1497
Langkah tidak populer lainnya, Afni memangkas anggaran perjalanan dinas dan berbagai pos belanja lainnya untuk membantu menyelesaikan utang Pemkab Siak yang mencapai Rp326 miliar. Inilah yang membuatnya masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia sebagai pendobrak sentralisasi. 96a0
Ia juga menolak jika kemampuan fiskal kabupaten disamakan dengan kota, karena karakteristik dan tantangan infrastruktur yang berbeda.
“Mencintai Indonesia tidak berarti menutup mata terhadap hak-hak daerah yang perlu diperjuangkan. Kita tidak sedang minta dikasihani, namun sedang menjaga marwah dan amanah, tentang tanah lahir dan tanah mati,” tulis Afni.
Perjuangan ini telah ia bawa hingga ke Wapres Gibran dan Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, bahkan berharap bisa menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Penutup Redaksi:
Sosok Dr. Afni Zulkifli adalah contoh nyata bahwa Otonomi Daerah bukan sekadar jargon, tapi tameng untuk menghentikan mafia anggaran yang merugikan daerah penghasil SDA. Keberaniannya inilah yang membuat publik menjulukinya Bupati Paling Heroik Tahun 2026.
Sumber: Pidato HUT 27 Siak, Media Center Riau, Kemenkeu RI
Penulis: Tim Investigasi https://suaraanakkolong.co.id
Editor: Denny
OTONOMI DAERAH HARGA MATI – HENTIKAN MAFIA!
bupatipemberani bupativiral bupatiheroik keadilanfiskal otonomidaerah Siak AfniZulkifli








