BOALEMO, 7 OKTOBER 2026 — Bupati Boalemo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, menyamakan arah, serta memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar yang paling dekat dengan masyarakat.
POSYANDU: TULANG PUNGGUL KESEHATAN DI TINGKAT AKAR RUMPUT
Dalam arahannya, Bupati Boalemo menegaskan: Posyandu bukan sekadar kegiatan rutin — ia adalah jantung upaya pemeliharaan kesehatan ibu, bayi, balita, dan keluarga di setiap pelosok desa. Kekuatan pembangunan kesehatan bermula dari kehadiran Posyandu yang tangguh, teratur, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Posyandu adalah wajah pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan rakyat. Jika Posyandu kuat, maka fondasi kesehatan daerah pun kokoh.”
TIGA LANGKAH STRATEGIS DIPERTAHANKAN
Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen bersama:
✅ Perkuat kelembagaan Posyandu — pastikan setiap unit memiliki pengurus yang aktif, terlatih, dan berdedikasi
✅ Jangkauan merata ke seluruh wilayah — tidak ada warga yang tertinggal dari pemantauan kesehatan dan gizi
✅ Sinergi lintas sektor — pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat bersatu menjaga kualitas pelayanan
Keberhasilan Posyandu tidak diukur dari gedung yang megah, melainkan dari kehadiran yang konsisten, pelayanan yang tulus, serta dampak nyata berupa penurunan angka kesakitan dan peningkatan kualitas hidup keluarga.
Reporter: Asep Iskandar
Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Majalengka, Jawa Barat








