Home / Uncategorized

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:39 WIB

KARAWANG – MAFIA TANAH BERKELIARAN DI BPN KARAWANG! KAKAN BPN TAK BECUS, WAJIB DICOPOT!

KARAWANG – MAFIA TANAH BERKELIARAN DI BPN KARAWANG! KAKAN BPN TAK BECUS, WAJIB DICOPOT!

KARAWANG,– Borok dan busuknya kinerja BPN Karawang semakin telanjang! Di saat mediasi resmi telah digelar, BPN sendiri sudah menyatakan dengan mulutnya sendiri bahwa pemilik Leter C adalah pemilik Cang DK yang sah. Artinya, hak milik Bu Welly sebagai ahli waris jelas dan terang benderang.

Tapi apa yang terjadi? Setelah mengakui fakta itu, BPN Karawang justru PLIN-PLAN, PENGECUT, dan TIDAK BISA MEMUTUSKAN!

Anehnya, BPN yang seharusnya menjadi institusi paling menguasai bidang, peta, dan batas tanah, malah berbalik berpatok pada denah abal-abal yang dikeluarkan oleh Desa!

Ini logika darimana? BPN itu punya alat ukur canggih, punya citra satelit, punya data yuridis, punya data fisik. Desa hanya punya denah gambar tangan! Kalau BPN kalah pintar dari Desa, untuk apa negara menggaji kalian mahal-mahal? Bubarkan saja BPN Karawang!

AKPERSI MURKA: TANGKAP MAFIA TANAH, COPOT KAKAN BPN KARAWANG SEKARANG JUGA!

Melihat dagelan dan sandiwara ini, Ketua DPD Jawa Barat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Ahmad Syaripudin., bersama Ketua DPC Karawang AKPERSI, Ferimaulana, naik pitam dan mengeluarkan ultimatum keras.

“Kami sudah muak! Fakta di mediasi sudah jelas, pemilik Leter C adalah pemilik Cang DK, itu milik Bu Welly. Kenapa BPN tidak berani memutuskan? Kenapa malah berlindung di balik denah desa? Ini pembodohan publik! Ini namanya BPN sengaja memelihara konflik!” tegas Ahmad Syaripudin dengan suara menggelegar.

Baca Juga  Semifinal Membara! Atlet Berbagai Negara Adu Kekuatan Menuju Final Polytron Pontianak International Challenge 2026-Perebutan Tiket Final Kian Memanas!

“Kalau BPN sendiri yang lebih menguasai bidang-bidangnya saja tidak bisa memutuskan, berarti ada dua kemungkinan:

KAKAN BPN KARAWANG TIDAK BECUS, TIDAK TEGAS, ATAU SUDAH MASUK ANGIN DIATUR MAFIA TANAH!” kecamnya.

Ferimaulana menambahkan, sikap BPN yang berpatok pada denah desa adalah bentuk ketidakprofesionalan yang memalukan.

“BPN itu lembaga negara, bukan lembaga RT! Bagaimana mungkin BPN yang punya wewenang mutlak soal peta bidang justru tunduk pada denah desa? Kalau begitu, suruh saja Desa yang urus sertifikat! Ini jelas ada skenario untuk mengaburkan fakta dan meloloskan dokumen palsu!” tegas Ferimaulana.

DUGAAN PEMALSUAN DOKUMEN & AJB ANAK 8 TAHUN, MAFIA TANAH HARUS DISERET!

AKPERSI menduga kuat ada OKNUM MAFIA TANAH yang bermain di balik munculnya dokumen tumpang tindih, termasuk dugaan AJB Rendy saat masih umur 8 tahun yang dijadikan dasar PTSL.

“Ini bukan salah ketik, ini dugaan PEMALSAUAN DOKUMEN DAN PENYEROBOTAN TANAH SECARA SISTEMATIS! Anak 8 tahun disulap jadi pembeli tanah? Ini kejahatan! Ini pidana murni!” lanjut Ahmad Syarifudin.

Oleh karena itu, AKPERSI DPC Karawang dan DPD Jabar menyatakan sikap:

1.TANGKAP OKNUM-OKNUM MAFIA TANAH DI BPN KARAWANG! Usut siapa yang menerbitkan, siapa yang memproses, siapa yang bermain di balik dokumen tumpang tindih dan AJB cacat hukum tersebut. Seret ke penjara!

Baca Juga  Sinergi Kuat Pontianak: Dari Parit Kota hingga Sekat Kanal, Kolaborasi Nyata Hadapi Ancaman Karhutla

2.COPOT JABATAN KAKAN BPN KARAWANG! Karena terbukti tidak tegas, tidak mampu menjalankan tugas, tidak berani memutuskan kebenaran meski fakta Leter C sudah jelas, dan membiarkan mafia tanah berpesta di atas penderitaan rakyat. Pejabat pengecut seperti ini tidak layak memimpin!

3 BENTUK TIM PANSUS MAFIA TANAH! AKPERSI meminta Menteri ATR/BPN RI untuk turun langsung ke Karawang dan melakukan audit investigasi total terhadap kinerja BPN Karawang.

“Kami ingatkan Kakan BPN Karawang, jabatan itu amanah, bukan untuk bisnis! Kalau Anda tidak berani tegas menegakkan kebenaran bahwa pemilik Leter C adalah pemilik yang sah, lebih baik Anda mundur! Jangan jadi bemper mafia tanah! Jangan jadi stempel buta untuk pemalsu dokumen!” tutup Ferimaulana dengan nada sangat keras.

AKPERSI menegaskan, jika dalam 7×24 jam Kakan BPN Karawang tidak berani mengeluarkan keputusan objektif dan tidak berani melaporkan dugaan pemalsuan dokumen tersebut ke APH, maka AKPERSI akan menggelar aksi besar-besaran di depan Kantor BPN Karawang dan Kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta, serta melaporkan kasus ini ke Satgas Mafia Tanah Mabes Polri.

Sampai berita ini diterbitkan, Kakan BPN Karawang masih bungkam dan terkesan bersembunyi di balik denah desa.

*[RED – DPD JABAR & DPC KARAWANG AKPERSI]*

Pewarta: Asep Iskandar Ketua AKPERSI DPC kab majalengka jawabarat

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ahmad Syarifudin C.BJ.,C.EJ, Ketua Akpersi DPD Jawa Barat Sambangi Yadi Penderita Penyandang disabilitas

Uncategorized

Menuju Porprov XIV Kalbar 2026, KONI Kota Pontianak gelar rapat Pleno. Hadir Kadisporapar berikan arahan…

Opini

KOPI KI PRABU CIPARAHU: HARUM GUNUNG CIREMAI, KEBANGGAAN DESA SAYANA KUNINGAN

Uncategorized

Hari Batik Nasional 2026, RA. Iwan Hidayat Ketua DPC LSM HARIMAU Kab. Bandung: Batik Identitas, Karya dan Kebanggaan Bangsa

Uncategorized

GUGUN SUGIANA, S.H.: TEGUH BERPRINSIP, ENERGIK BERKARYA — MENGABDI UNTUK MAJALENGKA

Uncategorized

H. Dadan Sobara Ajak Warga Kabupaten Bandung Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.

Uncategorized

RINNA SRI ISDIYATI, S.E.: BATIK — JIWA BANGSA, IKATAN YANG MENYATUKAN SELURUH NUSANTARA

Uncategorized

TITA JUWITA HIPDIAH, S.IP.: BATIK ADALAH IDENTITAS DAN KEBANGGAAN BANGSA