JAKARTA Suaraanakkolong.co.id 31/03/2026 – Menyikapi kepastian pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026, tokoh ekonomi dan politisi, H. Yuliansyah, SE, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis yang diambil oleh Presiden melalui koordinasi Mensesneg Prasetyo Hadi dan Kementerian ESDM.
Menurut Yuliansyah, keputusan ini bukan sekadar kebijakan teknis ekonomi, melainkan sebuah manifestasi dari kecerdasan emosional seorang pemimpin yang memahami denyut nadi masyarakat di tingkat akar rumput.
Yuliansyah menilai bahwa ditengah fluktuasi ekonomi global, jaminan stabilitas harga BBM adalah “jangkar” yang menjaga ketenangan psikologis masyarakat.
“Keputusan ini adalah bukti bahwa Bapak Presiden tidak hanya melihat angka-angka di atas kertas, tapi melihat wajah-wajah ibu rumah tangga, para sopir logistik, dan pelaku UMKM. Ini adalah langkah yang cerdas secara emosional karena mampu memitigasi kepanikan sebelum ia menjadi gejolak,” ujar H. Yuliansyah, SE.
Lebih lanjut, Yuliansyah menyoroti koordinasi yang solid antara Pemerintah, Kementerian ESDM, dan Pertamina sebagai sebuah orkestrasi manajemen krisis yang sangat apik.
Mengutamakan daya beli masyarakat di atas target profit semata. Menghindari efek domino kenaikan harga komoditas pokok yang biasanya mengikuti kenaikan BBM. Langkah Mensesneg Prasetyo Hadi dalam memberikan klarifikasi cepat dianggap sebagai strategi komunikasi publik yang jempolan untuk memberantas disinformasi.
“Saya mendukung penuh langkah berani ini. Presiden menunjukkan bahwa kekuasaan adalah alat untuk melindungi, bukan membebani. Ketika negara menjamin ketersediaan dan stabilitas harga, saat itulah rakyat merasa memiliki pemerintah yang benar-benar hadir (omnipresent) di tengah kesulitan mereka,” tambah Yuliansyah dengan mantap.
Sebagai penutup, beliau mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan produktif, sesuai dengan harapan pemerintah. “Mari kita balas komitmen pemerintah ini dengan kerja keras dan optimisme. Indonesia sedang berada di tangan yang tepat, tangan yang mengedepankan kepentingan rakyat di atas segala-galanya.”
Penulis : Farhan
Editor : Denny








