- SuaraAnakKolongPONTIANAK Senin (09/02/2026) – Pendidikan bukanlah tentang seberapa tinggi jabatan yang diraih, melainkan seberapa besar kerendahan hati untuk terus belajar demi melayani sesama. Semangat inilah yang terpancar dari sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah.
Di awal Februari 2026, sebuah kabar membanggakan datang untuk warga Kota Khatulistiwa. Amirullah terpilih menjadi satu dari 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik se-Indonesia yang dinyatakan lulus seleksi ketat untuk mengikuti program bergengsi: Strategic Leadership and Public Governance yang diselenggarakan oleh Singapore Cooperation Programme (SCP), Kementerian Luar Negeri Singapura.
Sebuah Pengakuan atas Kompetensi
Terpilihnya Amirullah bukan sekadar keberuntungan. Ini adalah bukti validasi atas kompetensi dan dedikasi. Menyisihkan ribuan potensi lain, beliau berdiri mewakili Pontianak di antara 30 putra-putri terbaik bangsa. Program yang berlangsung pada 2 hingga 6 Februari 2026 ini bukan sekadar perjalanan dinas, melainkan sebuah “kawah candradimuka” modern bagi para pemimpin strategis.
Dalam kegiatan yang terpantau, terlihat Amirullah tidak hanya duduk mendengarkan. Ia aktif berdiskusi, mencatat poin-poin krusial tentang perilaku kepemimpinan (leadership behaviors), keberpihakan pada warga (citizen centricity), hingga kecakapan digital (digital savvy).
“Terpilihnya saya dalam program internasional ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” ujar Amirullah dengan nada rendah hati.
Pernyataan ini mengandung pesan mendalam: bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan. Di Singapura, Amirullah melihat langsung bagaimana tata kelola pemerintahan kelas dunia dijalankan. Mulai dari diskusi intensif di dalam kelas hingga kunjungan lapangan melihat visi jangka panjang pembangunan kota (Taking a Long-Term View), setiap momen dimanfaatkan untuk menyerap ilmu.
Program ini membuka ruang pertukaran pengalaman. Amirullah tidak hanya mengambil ilmu, tetapi juga membawa perspektif Pontianak ke mata dunia, berdiskusi dengan pemateri internasional dan rekan-rekan sejawat dari berbagai daerah.
Teladan bagi Birokrasi Modern
Kisah perjalanan Sekda Amirullah ke Singapura ini memberikan edukasi penting bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para abdi negara. Bahwa di era yang berubah cepat ini, seorang pemimpin harus adaptif, kolaboratif, dan memiliki wawasan global.
Pemerintah Kota Pontianak, melalui langkah ini, menegaskan komitmennya. Peningkatan kapasitas aparatur—baik di tingkat nasional maupun internasional—adalah investasi mutlak. Tujuannya satu: menghadirkan pelayanan publik yang lebih prima, responsif, dan manusiawi bagi warga Kota Pontianak.
Kepulangan Amirullah dari Negeri Singa bukan dengan tangan kosong. Ia membawa serta visi baru, semangat baru, dan “oleh-oleh” terpenting berupa ilmu yang siap diterapkan untuk kemajuan Pontianak. Sebuah teladan nyata bahwa belajar adalah perjalanan seumur hidup, dan pelayanan terbaik lahir dari pemimpin yang tak lelah menempa diri.
Pesan Moral: Kualitas kepemimpinan diukur dari kemauan untuk terus bertumbuh. Ketika seorang pemimpin belajar, masyarakatlah yang akan memanen kebaikannya.
Penulis : Farhan
Editor : Denny








