Home / Anak kolong / Kalimantan Barat / Opini / Pontianak / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Rabu, 5 November 2025 - 18:40 WIB

Gubernur Kalbar Ria Norsan Tanggapi Penolakan Kedatangan Gus Muwafiq di Pontianak

suaraanakkolong.co.id Pontianak, Rabu, 5/11/2025

Pontianak, – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menanggapi Penolakan rencana kedatangan Gus Muwafiq ke Pontianak untuk memberikan ceramah kebangsaan di Rumah Melayu, yang menuai protes dan penolakan dari beberapa organisasi kemasyarakatan di Kota Pontianak.

Norsan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar tidak melarang siapa pun untuk datang dan menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan bagi masyarakat, selama tidak menimbulkan gesekan dan kepentingan politis.

“Kita untuk siapapun datang di Kalimantan Barat, yang memberikan kesejukaan untuk Kalimantan Barat, tidak ada larangan dan lain sebagainya,” ungkapnya, Rabu (5/11/25).

Meski demikian, Ia menekankan agar ceramah keagamaan tidak dijadikan alat politik yang justru bisa mengganggu stabilitas keamanan daerah.

“Cuma permasalahannya itu, jangan sampai permasalahan yang misalnya, beliau ustadz ini datang untuk menyampaikan tentang keagamaan. Jangan sampai ini di politisi dan lain sebagainya. Sehingga menimbulkan situasi keamanan tidak kondisi,” tegasnya.

Lebih lanjut Norsan menyampaikan aksi penolakan kedatangan ulama Gus Muwafiq dari beberapa pihak perlu dilakukan mediasi.

“Tapi Alhamdulillah kita sudah mediasi, insyaAllah tidak ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengatakan terkait hal itu pihaknya selalu melakukan perencanaan dan kajian terhadap setiap kegiatan masyarakat, terutama yang berpotensi berdampak pada keamanan dan ketertiban.

“Terkait itu, Polda Kalbar mengatakan bahwa setiap kegiatan apapun harus direncanakan dengan baik. Berdampak terhadap situasi kamtibmas atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, kalau kegiatan yang digelar berdampak hingga menimbulkan permasalahan, maka pihaknya akan memberikan saran apakah kegiatan itu bisa atau tidak dilaksanakan.

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Landak Ungkap Jaringan Peredaran Narkotika di Menjalin

“Kalau kami menilai berdampak terhadap situasi kambtimas, maka kami akan memberikan saran pendapat untuk bisa atau tidak bisa untuk dilakukan kegiatan itu. Karena pasti ada historis yang menyebabkan adanya program kontra itu,” jelas Pipit.

Ia menambahkan, langkah kepolisian bukan karena unsur politis, melainkan semata mata untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Mungkin ada sedikit penolakan karena ada historis tertentu yang menjadi penyebabnya. Tapi semua pihak sudah menyadari hal itu,” pungkasnya.

Terkait Penolakan Gus Muwafiq dari berbagai elemen masyarakat dan Aliansi Masyarakat Muslim Kalimantan Barat Bersatu, penyebabnya karena viralnya Video Gus Muwafiq saat ceramah di Pulai Jawa yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW. Inilah yang menjadi pemicu gelombang protes dan penolakan dari berbagai elemen masyarakat di Kalimantan Barat.

Sementara itu, Edi Suhardi, selaku panitia pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa polemik tersebut berdampak pada perubahan lokasi kegiatan. Awalnya direncanakan berlangsung di Alun-Alun Kapuas dan bahkan mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Kalbar Krisantus, namun situasi berubah setelah muncul tekanan dari sejumlah pihak.

“Kegiatan awalnya di Alun-Alun Kapuas, dan sempat mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Kalbar, Pak Krisantus. Tapi setelah muncul penolakan, beliau meminta agar kegiatan ditunda karena mendapat desakan dari berbagai pihak,” jelas Edi, Selasa (4/11/2025).

Setelah berpindah dari beberapa rencana lokasi, panitia akhirnya memutuskan kegiatan tetap dilaksanakan. Edi Suhardi menyampaikan bahwa kedatangan Gus Muwafiq akan berlangsung pada Kamis (6/11/2025), dengan dua agenda utama:

  1. Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren di Desa Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, dan
  2. Pengajian umum di Rumah Adat Melayu Kota Pontianak.
Baca Juga  Kasat Reskrim Polres Melawi Salurkan Bantuan Sosial, Ini Ungkapan Haru Ibu Mardiah

“Kegiatan pengajian umum tetap kami laksanakan setelah berunding bersama berbagai pihak dan mendapat dukungan dari Kesultanan Delapan, PWNU Kalbar, serta ormas Islam lainnya seperti Muhammadiyah,” ujar Edi.

Edi juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni untuk memperingati Hari Santri dan memperkuat ukhuwah antar umat Islam, bukan untuk menyinggung atau menantang pihak manapun.

“Kami mohon maaf bila ada pihak yang tersinggung. Tidak ada niat menyakiti siapa pun. Persiapan sudah dilakukan jauh hari. Mari kita saling menjaga kerukunan, karena perbedaan pendapat adalah rahmat dalam Islam,” tutupnya.

Sementara itu Ustaz Syahroni didampingi Panglima Kubu Sy. Mustafa Al Idrus bersama “Aliansi Ummat Muslim Kalimantan Barat Bersatu” dan Ormas terkait di seluruh Kalimantan Barat, tetap bersikukuh untuk menolak acara yang menghadirkan Gus Muwafiq di Kalimantan Barat.

“apapun yang terjadi kami tetap dengan tegas menolak kehadiran Gus Muwafiq di Bumi Khatulistiwa. Kami tidak ada masalah dengan Ceramah Kebangsaan, asalkan Penceramahnya bukan Gus Muwafiq, orang yang pernah menghina Nabi Muhammad SAW.” Tegas Ustaz Syahrani. (Nam)

Penulis : Denny Purwanto, S.Sos

Layanan Aduan dan Hak Jawab
Alamat: Jl. Pangeran Natakusuma Gg. Bambu No.10, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113
📧 Email: suaraanakkolong.co.id@gmail.com
📱 WhatsApp Admin Office: +62 895-2372-9167
📱 WhatsApp Tim Redaksi: +62 812-5673-5176

Media Sosial Resmi Suara Anak Kolong
📘 Facebook: @suaraanakkolong.co.id
📸 Instagram: @suaraanakkolong.co.id
🎵 TikTok: @suaraanakkolong.co.id
🐦 Twitter (X): @suaraanakkolong
▶️ YouTube: Suara Anak Kolong Channel
🌐 Website: www.suaraanakkolong.co.id

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial