Home / Daerah / Kalimantan Barat

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:30 WIB

Pemprov Kalbar Respon Cepat Hasil Pemeriksaan BPK RI, Krisantus Tindak Lanjut Cepat dan Tranparansi Kunci Akuntabilitas Publik

suaraanakkolong.co.id (15/10/2025)

Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, memimpin kegiatan Exit dan Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalbar. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Tengkawang, Rabu (15/10/2025), membahas kesiapan Pemda Kalbar dalam menghadapi audit kinerja dan keuangan daerah.

Krisantus Kurniawan menyampaikan bahwa pemeriksaan BPK bukan sekadar evaluasi formal, tetapi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan secara menyeluruh. “Kami memandang kegiatan ini bukan sekadar proses evaluatif, melainkan momen pembelajaran dan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wagub menekankan pentingnya menindaklanjuti setiap temuan dan rekomendasi BPK secara cepat dan tepat sebagai bagian dari komitmen terhadap akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah.

Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Lebih lanjut Krisantus menyampaikan bahwa pemeriksaan kinerja dan kepatuhan oleh BPK bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemeriksaan ini harus dimaknai sebagai proses pembenahan dan penguatan sistem. Setiap rekomendasi BPK adalah cerminan dari apa yang perlu kita perbaiki secara nyata,” tegas Krisantus.

Wakil Gubernur Krisantus juga menyoroti persoalan manajemen aset daerah yang dinilai belum sepenuhnya tertata dengan baik. Ia menyebut, sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bahkan berada di luar wilayah provinsi.

Baca Juga  Polres Melawi Mengamankan JR Alias R yang Diduga Melakukan Tindak Pidana Cabul

Gedung Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Jendral Ahmad Yani, Komplek Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

“Aset kita tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga di Pulau Jawa. Semua harus didata dan diaudit agar tidak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujarnya.

Secara umum, sejumlah kanal di Website BKAD Provinsi Kalbar dapat diakses dengan mudah dan cepat, terkait laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Kalbar dan sejumlah informasi lainnya.

Transparansi dan akuntabilitas public harus diterapkan juga di BKAD Provinsi Kalbar, karena sering terjadi error ketika di klik pada kanal Bidang Perencanaan, Penatausahaan dan Pemanfaatan Aset serta Bidang Pengamanan, Pemindahtangangan dan Penghapusan Aset yang dinilai sangat penting untuk diketahui oleh public.

Krisantus meminta agar data aset segera diperbarui secara rinci dan akurat. Dalam kesempatan yang sama, juga digelar Exit Meeting atas hasil pemeriksaan sebelumnya yang berkaitan dengan belanja daerah.

Ia mengapresiasi kerja profesional tim dari BPK RI Perwakilan Kalbar, sekaligus mengingatkan agar setiap perangkat daerah menindaklanjuti hasil pemeriksaan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga  Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja Personel

Ia meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk merespons cepat permintaan data auditor, dan memastikan dokumen telah diverifikasi, hal ini menjadi rekomendasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai bahan pembenahan berkelanjutan.

“Saya tidak ingin ini hanya jadi catatan. Harus betul-betul ditindaklanjuti. Jangan tunggu ditegur dua kali,” tegasnya.

Lebih lanjut Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menekankan agar setiap aparatur pemerintahan di daerah ini untuk memperkuat kepercayaan publik, dia optimis bahwa sinergi antara Pemprov Kalbar dan BPK RI akan meningkatkan kepercayaan public terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kalimantan Barat.

“Melalui kerja sama yang solid antara Pemprov Kalbar dan BPK, diharapkan kepercayaan publik terus meningkat, sehingga cita-cita mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas dapat tercapai,” tutupnya. (Nam)

Editor : Denny Purwanto, S.Sos

Layanan Aduan dan Hak Jawab
Alamat: Jl. Pangeran Natakusuma Gg. Bambu No.10, Sungai Bangkong, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113
📧 Email: suaraanakkolong.co.id@gmail.com
📱 WhatsApp Admin Office: +62 895-2372-9167
📱 WhatsApp Tim Redaksi: +62 812-5673-5176

Media Sosial Resmi Suara Anak Kolong
📘 Facebook: @suaraanakkolong.co.id
📸 Instagram: @suaraanakkolong.co.id
🎵 TikTok: @suaraanakkolong.co.id
🐦 Twitter (X): @suaraanakkolong
▶️ YouTube: Suara Anak Kolong Channel
🌐 Website: www.suaraanakkolong.co.id

 

 

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial