Home / Daerah / Kalimantan Barat / Pontianak / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:58 WIB

Menteri BP2MI Kunjungi Kalbar, Dorong Kolaborasi Tangani TPPO dan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

SUARAANAKKOLONG.CO.ID – Pontianak, 20 Juni 2025 Menteri sekaligus Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), H. Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pengiriman PMI secara non-prosedural.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Graha Khatulistiwa Polda Kalbar ini dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Roma Hutajulu, Kabinda Kalbar Brigjen Pol. Yusuf Saprudin, Sekjen KP2MI Kalbar Irjen Pol. Dwiyono, serta para pejabat utama Polda Kalbar.

Dalam arahannya, Menteri BP2MI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh adat dan masyarakat, hingga aktivis kemanusiaan untuk menekan tingginya angka pengiriman PMI secara ilegal, terutama melalui jalur perbatasan.

“Kita dorong deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen memberantas jalur non-prosedural. Kalbar ini punya lebih dari 70 jalur tikus. Data kami menunjukkan, rasionya 1:3—satu prosedural, tiga non-prosedural,” tegas Abdul Kadir Karding.

Baca Juga  Sat Reskrim Polresta Pontianak Tangkap Pembobol Apotek Agung

Ia juga menyebut rencana pembangunan shelter atau tempat penampungan sementara PMI di Kalbar sebagai langkah strategis dalam mempercepat penanganan pemulangan PMI dari wilayah perbatasan seperti Sarawak dan Sabah, Malaysia.

“Saya sudah diskusi dengan Pak Gubernur. Kalau tidak bisa membangun shelter, kita sewa tempat untuk pemulangan. Banyak pekerja pinggiran yang ingin prosedural tapi belum difasilitasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan menyambut baik kunjungan Menteri BP2MI dan menilai kolaborasi ini sangat penting dalam mengantisipasi serta mengurangi maraknya TPPO di wilayah Kalbar.

“Yang legal itu biasanya tidak bermasalah. Yang banyak bermasalah justru yang ilegal—masuk lewat jalur tikus, tanpa dokumen, tanpa keterampilan. Kami harap dengan kolaborasi bersama BP2MI dan Polda Kalbar, kita bisa mengurangi TPPO di Kalbar,” ujar Gubernur Norsan.

Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Roma Hutajulu dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmen Polda Kalbar untuk memperkuat pengawasan dan penindakan hukum terhadap TPPO dan perekrutan ilegal PMI.

Baca Juga  Komitmen Polri Tingkatkan Integritas dan Keterbukaan melalui Forum Konsultasi Publik Hari Kedua

“Kami akan mengoptimalkan pengawasan di jalur perbatasan dan menindak tegas pelaku perekrutan ilegal. Selain itu, edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan agar mereka memahami pentingnya bekerja secara legal,” terang Wakapolda.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat perlindungan PMI dan menekan praktik-praktik perdagangan orang yang kerap terjadi di wilayah perbatasan Kalbar.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Widodo
Editor: Amarizar.MD
Red. Widodo


📍 Alamat Redaksi: Jl. Sultan Moh. No. 110 A, Kel. Benua Melayu Laut, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalbar 78243
📧 Email: suaraanakkolong.co.id@gmail.com
📞 WhatsApp Admin Office: +62 895-2372-9167
📞 Tim Redaksi: +62 812-5673-5176
🌐 Website: www.suaraanakkolong.co.id

🔹 Instagram: @suaraanakkolong.co.id
🔹 TikTok: @suaraanakkolong.co.id
🔹 Facebook: Media Suara Anak Kolong

🛡 Layanan Pengaduan & Hak Jawab: Terbuka untuk publik dan instansi dalam rangka menjaga keberimbangan informasi.

Share :

Baca Juga

Pontianak

Misteri Kematian Santri di Kubu Raya: Tim Hukum KAHMI Kalbar Turun Langsung Investigasi Pesantren Labbaik

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak