Home / Daerah / Kalimantan Barat / Sanggau / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Jumat, 13 Juni 2025 - 13:17 WIB

Kolaborasi Ketahanan Pangan di Kembayan, Panen Jagung Jadi Bukti Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

SUARAANAKKOLONG.CO.ID SANGGAU – Pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat Kecamatan Kembayan menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini tercermin dalam kegiatan panen jagung yang digelar di Dusun Rising Jaya, Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Selasa (10/6/2025).

Panen berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.10 WIB, mencakup lahan seluas 15 hektare yang dikelola dengan sistem tumpang sari. Uniknya, lahan tersebut merupakan bekas perkebunan kelapa sawit yang telah diremajakan menggunakan metode chipping. Meskipun menghadapi berbagai kendala, seperti gangguan hama dan kondisi jagung yang belum sepenuhnya kering, hasil panen tetap cukup menggembirakan dengan total produksi 3.206 kilogram jagung pipilan basah bertongkol.

Kegiatan panen ini melibatkan berbagai pihak, antara lain:

  • Waka Polsek Kembayan Ipda T.M. Pakpahan mewakili Kapolsek Kembayan,
  • Kepala Wilayah Rising Magdalena Merawati mewakili Kepala Desa Kelompu,
  • Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Riska Maysura, S.P.,
  • Kelompok Tani Sungi Hantau dan Kelompok Wanita Tani Bougenville Jaya,
  • Perwakilan manajemen PTPN IV Regional V,
  • Personel Polsek Kembayan.
Baca Juga  Polres Kubu Raya Tanam Jagung Bersama Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, TNI-Polri, dan dunia usaha dalam membangun ketahanan pangan berbasis lokal.

Kapolsek Kembayan AKP Efendy, S.H., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Ini bukti nyata bahwa ketahanan pangan dapat terwujud melalui semangat gotong royong. Meski ada tantangan teknis, kebersamaan seperti ini patut terus dilestarikan,” ujarnya.

Baca Juga  Harmonisasi Raperkada Koperasi Desa Merah Putih Kalbar Libatkan Puluhan Pejabat Luring dan Daring

Kegiatan panen ini juga sejalan dengan Program 100 Hari Pemerintah Pusat yang mengusung visi Asta Cita, khususnya pada aspek kedaulatan pangan dan kemandirian desa. Di tengah isu krisis pangan global, keberhasilan lokal seperti ini menjadi inspirasi untuk direplikasi di wilayah lain dengan potensi pertanian serupa.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan harmoni sosial dan kohesi antar elemen masyarakat yang kuat.

Panen jagung di Kembayan ini tidak hanya memberi hasil panen, tetapi juga memanen harapan: bahwa kolaborasi tulus dan keberpihakan terhadap petani lokal adalah kunci menuju kemandirian pangan Indonesia.


 Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Kontributor Sanggau
Editor: Amarizar.MD
Red. Almuis

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat