SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak – 10 Juni 2025 Keluhan kembali mencuat dari para nahkoda kapal yang melintasi jalur bawah Jembatan Tol 1, Pontianak. Sebuah kabel listrik terlihat menggantung rendah tepat di tengah alur pelayaran, menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pelayaran sungai.
Menurut informasi dari sejumlah nahkoda, keberadaan kabel menggantung tersebut telah terjadi sejak Desember 2024 lalu. Meski sudah beberapa kali disampaikan ke pihak terkait, hingga kini belum ada penanganan yang dilakukan.
“Ini bukan pertama kali, sudah sering terjadi. Tapi tetap saja tidak ada respon dari PU Pemprov Kalbar, PLN Wilayah Kalbar, maupun Dishub Kalbar. Apa harus menunggu ada kapal tersangkut dan menelan korban jiwa dulu?” ujar salah satu nahkoda yang rutin melintasi jalur itu.
Para awak kapal mengaku terpaksa harus menggunakan cara manual untuk menghindari kabel tersebut tersangkut ke tiang kapal, yakni dengan menjolok kabel menggunakan bambu saat kapal melintas. Cara ini dinilai sangat membahayakan karena berisiko tinggi terkena aliran listrik.
Insiden ini kembali menjadi sorotan publik karena dinilai mencerminkan kelalaian pihak terkait terhadap keselamatan pelayaran sungai. Jalur bawah Jembatan Tol 1 merupakan salah satu lintasan utama bagi kapal barang dan kapal kecil yang bergerak di perairan Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.
“Sungai itu jalur hidup kami. Kalau keselamatan pelayaran saja diabaikan, bagaimana nasib kami?” tambah salah satu awak kapal lainnya.
Para nahkoda mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, PLN Wilayah Kalbar, serta Dinas Perhubungan Provinsi segera bertindak sebelum terjadi kecelakaan yang bisa memakan korban jiwa.
SUARAANAKKOLONG.CO.ID akan terus memantau perkembangan situasi ini dan berharap pihak berwenang segera memberikan klarifikasi serta solusi nyata demi keselamatan para pelaut dan pengguna jalur sungai lainnya.
Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Redaksi Investigasi SAK
Editor: Amarizar.MD
Red. Denny Purwanto









