100 Hari Kepemimpinan Ria Norsan, Solmadapar Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Kalbar

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, PONTIANAK – Senin, 2 Juni 2025 – Tepat 100 hari pasca pelantikan Ria Norsan sebagai Gubernur Kalimantan Barat, puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (Solmadapar) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak.

Aksi ini merupakan bentuk ekspresi kritis terhadap kinerja awal Gubernur Kalbar. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Sulthan Daulad Akbar, menyampaikan bahwa demonstrasi ini lahir dari rasa keprihatinan dan kepedulian mendalam terhadap situasi Kalbar yang dinilai belum menunjukkan arah perubahan signifikan.

“Kami datang untuk menanyakan apa saja langkah-langkah yang sudah dilakukan Gubernur Kalbar dalam 100 hari kepemimpinannya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, serta sejauh mana visi dan misinya direalisasikan,” ujar Sulthan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Solmadapar.

Baca Juga  Pakai HP di Jalan? Siap-siap Kena Tilang Operasi Patuh Kapuas

Menurutnya, publik Kalbar belum melihat lompatan konkret dari Gubernur Ria Norsan. Ia menilai selama 100 hari pertama, belum ada gebrakan atau arah pembangunan yang nyata, melainkan hanya retorika yang belum menyentuh realita kehidupan masyarakat.

“Aksi ini adalah sirine pengingat, alarm hidup bahwa Kalbar butuh kerja nyata, bukan hanya janji. Kita masih di posisi akhir IPM se-Kalimantan, infrastruktur timpang, lingkungan rusak, dan korupsi belum ditangani tuntas,” tegas massa aksi.

Solmadapar menyampaikan 5 tuntutan utama dalam aksinya:

  1. Transparansi kebijakan sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
  2. Pemerataan pembangunan di seluruh sektor dan wilayah Kalbar.
  3. Penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan secara tegas dan sistematis.
  4. Deklarasi Kalbar Bebas Korupsi, serta sinergi dengan aparat hukum menyelesaikan kasus korupsi yang mangkrak.
  5. Penyusunan kebijakan secara demokratis dan berorientasi pada kepentingan rakyat Kalbar.
Baca Juga  Momentum Introspeksi Diri di Tahun Baru Islam 1447 H, Polres Ketapang Gelar Zikir dan Doa Bersama

Dalam pantauan langsung Suara Anak Kolong, aksi massa diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Ia menyambut baik kehadiran massa aksi dan menyatakan bahwa pemerintahannya terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan aspirasi adik-adik mahasiswa. Dalam 5 tahun ke depan, saya membuka pintu selebar-lebarnya untuk dialog dan kolaborasi demi kemajuan Kalimantan Barat,” ujar Norsan di hadapan peserta aksi.

Menanggapi tuntutan yang disampaikan, Ria Norsan menegaskan bahwa beberapa poin telah menjadi atensi utama pemerintahannya, khususnya dalam perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan mutu pendidikan. Ia berkomitmen agar pembangunan Kalbar dilakukan secara bertahap, transparan, dan partisipatif.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Liputan
Editor: Amarizar.MD
Red. Denny Purwanto

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat