SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Pontianak, 23 Mei 2025 — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat menegaskan semangat persatuan dan kolaborasi antarwilayah dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Ballroom Hotel Alimoor, Jalan Arteri Supadio. Rakerprov ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan serta mempercepat sinergi pembangunan ekonomi daerah.
Mengusung tema “Kadin Satu, Kalimantan Barat Maju”, agenda Rakerprov melibatkan pengurus KADIN kabupaten/kota se-Kalbar dengan fokus pada penyelarasan program kerja, evaluasi organisasi, dan penguatan jejaring kerja sama lintas sektor.
Ketua Umum KADIN Kalbar Arya Rizqi Darsono menegaskan bahwa Rakerprov bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan forum untuk memperkuat peran KADIN sebagai rumah besar dunia usaha di Kalbar.
“Melalui semangat ‘Kadin Satu’, kami ingin KADIN menjadi organisasi yang inklusif, progresif, dan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arya.
Kegiatan ini juga dihadiri Kakomtap Organisasi KADIN Indonesia, Muhammad Natsir, yang mewakili Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Indonesia. Ia menegaskan pentingnya sinkronisasi antara pusat dan daerah.
“Rakerprov adalah instrumen penting untuk menyatukan arah gerak organisasi. Prinsip ‘Kadin Satu’ harus terus diperkuat demi ekosistem usaha yang berkelanjutan,” tegas Natsir.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Informasi KADIN Kalbar, Nurgroho Henray Ekasaputra, menambahkan bahwa konsolidasi organisasi menjadi prioritas agar KADIN semakin adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam rangka memperluas kemitraan strategis, KADIN Kalbar juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra, salah satunya adalah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat.
Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Jonny Pesta Simamora, menilai kerja sama ini penting untuk memperkuat pemahaman hukum bagi pelaku usaha, meningkatkan kesadaran hukum, dan mendorong pendaftaran kekayaan intelektual.
“Kami siap mendampingi pelaku usaha di Kalbar agar semakin sadar hukum, legal, dan memiliki daya saing tinggi,” ucap Jonny.
Penandatanganan MoU ini mencakup kerja sama dalam bidang UMKM, pelatihan tenaga kerja, penguatan digitalisasi, hingga fasilitasi investasi.
Dengan semangat kolaboratif dan arah kerja yang konkret, Rakerprov dan penandatanganan MoU ini menegaskan komitmen KADIN Kalbar sebagai motor penggerak ekonomi daerah menuju Kalimantan Barat yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global.
Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Redaksi SAK Kalbar
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









