Srikandi Bungo Jeumpa: Komunitas Tari dari Rahim P5 SMAN 11 Pontianak Siap Tampil di Pentas Budaya

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, PONTIANAK – Dari semangat kebudayaan dan kreativitas yang tumbuh di kalangan pelajar, lahirlah Srikandi Bungo Jeumpa, sebuah komunitas tari yang digagas oleh 10 siswi SMAN 11 Pontianak. Komunitas ini muncul secara tidak terduga melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diadakan oleh sekolah mereka.

Saat diwawancarai secara eksklusif oleh wartawan Media Suara Anak Kolong, Sri Sundari, para anggota komunitas ini mengisahkan bahwa pembentukan Srikandi Bungo Jeumpa awalnya bukanlah sebuah rencana. Mereka hanya mengikuti program P5 sebagai bagian dari kurikulum sekolah. Namun, setelah membawakan tarian Aceh dalam penampilan perdana di lapangan SMAN 11 Pontianak dan mendapatkan apresiasi hangat dari penonton, semangat mereka untuk menekuni seni tari semakin menyala.

“Awalnya kami hanya tampil untuk memenuhi tugas P5, tapi ketika melihat respon yang luar biasa dari para guru dan teman-teman, kami mulai berpikir kenapa tidak dilanjutkan jadi komunitas?” ungkap Dinda, salah satu anggota penari dengan penuh antusias.

Baca Juga  "Tidak Masuk Surga Sebelum Melewati Kematian" Sebuah Catatan Duka dari Najwa Shihab, Rosadi Jamani

Dinda, yang juga merupakan keturunan Aceh, merasa bangga dapat membawakan warisan budaya leluhurnya dalam sebuah pertunjukan yang memukau. Hal itu menjadi momen emosional dan menjadi dorongan kuat bagi komunitas ini untuk menjadikan tari sebagai ruang ekspresi dan pelestarian budaya.

Nama Srikandi Bungo Jeumpa sendiri diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap akar budaya Aceh yang mereka tampilkan pertama kali. Meski nama ini masih bersifat sementara, namun maknanya mencerminkan kekuatan perempuan dan keindahan budaya.

Komunitas ini menjadi bukti bahwa sekolah bukan hanya tempat akademik, tapi juga ruang tumbuh bagi seni, bakat, dan kebudayaan. Para anggota komunitas berharap ke depan mereka dapat mengikuti berbagai ajang seni, menambah wawasan kebudayaan, bahkan membawa nama SMAN 11 Pontianak ke kancah nasional dalam bidang seni tari.

Baca Juga  Yuliansyah Hadiri Pelantikan JKSN Kalbar, Perkuat Sinergi Kyai dan Santri dalam Pembangunan Daerah

“Kami ingin ucapkan terima kasih untuk pihak sekolah yang mendukung dan juga penonton yang sudah memberikan semangat. Semoga ke depan kami bisa terus menari dan mengangkat budaya Indonesia,” tutur Dinda.

Komunitas Srikandi Bungo Jeumpa kini terus berlatih rutin dan tengah merancang konsep penampilan berikutnya dengan perpaduan berbagai tarian nusantara.

Bagi pihak yang ingin mengundang komunitas tari Srikandi Bungo Jeumpa, dapat menghubungi kontak person: +62 895-0330-2974.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Sri Sundari
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial