SUARAANAKKOLONG.CO.ID, KUBU RAYA – 21 Mei 2025 — Suasana tenang pagi hari di Gang Manunggal, RT 006/RW 010, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah ledakan keras dari tabung gas rakitan untuk pengisian balon mengguncang kawasan tersebut pada Selasa (20/5) sekitar pukul 08.00 WIB.
Ledakan itu berasal dari tabung gas milik seorang warga bernama Sulaiman (30) yang saat itu tengah mengisi balon gas di dalam rumahnya. Akibat insiden ini, Sulaiman mengalami luka berat di bagian wajah, lengan, dan pinggul. Suara ledakan terdengar hingga radius ratusan meter dan mengagetkan warga sekitar yang berhamburan ke luar rumah.
“Korban tengah mengisi balon ketika mendengar desisan dari tabung gas yang ternyata bocor. Karena sudah pernah mengalami kebocoran serupa, korban mencoba menangani dengan mengambil air. Namun saat baru berjalan dua meter, ledakan terjadi,” jelas Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mewakili Kasat Reskrim IPTU Hafiz Febrandani, Kamis (22/5).
Istri korban yang berada di dalam rumah sontak kaget saat mendengar suara ledakan yang disertai getaran. Ia langsung keluar dan mendapati suaminya tergeletak tak sadarkan diri di lantai.
Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berdatangan dan mengevakuasi korban ke RS Yarsi Pontianak untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam perawatan intensif.
Pihak kepolisian dari Polsek Sungai Ambawang bersama tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil sementara menunjukkan bahwa ledakan diduga kuat berasal dari tabung gas rakitan dan reaksi kimia berbahaya dari campuran soda api dan aluminium yang digunakan untuk menghasilkan gas balon.
“Ledakan diperkirakan dipicu reaksi kimia berbahaya dari bahan yang digunakan korban. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur lain yang memicu ledakan,” kata Ade.
Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan tabung gas rakitan atau mencampur bahan kimia berbahaya tanpa keahlian dan prosedur keamanan yang tepat.
“Keselamatan harus diutamakan. Jangan pernah mencoba menggunakan bahan kimia secara sembarangan, apalagi untuk keperluan komersial tanpa pengawasan ahli,” pungkas Ade.
Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Humas Polres Kubu Raya
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









