Home / Daerah / Kalimantan Barat / Kubu Raya / Polri / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:46 WIB

20 Hari Setelah Insiden, Jasad Zwagery Ditemukan di Tepi Pantai Desa Sungai Jawi

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Kubu Raya, 7 Mei 2025 – Setelah lebih dari 20 hari pencarian, jasad salah satu korban tenggelamnya speedboat di Perairan Padang Tikar akhirnya ditemukan. Korban bernama Zwagery Andi Stepanus ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tepi pantai Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, pada Rabu (7/5) sekitar pukul 14.20 WIB.

Penemuan jasad bermula dari seorang petani lokal, Kamarulloh (32), warga Dusun Sepakat, yang sedang mencari madu di sekitar pesisir. Ia dikagetkan dengan temuan kerangka manusia yang terbujur di area pantai dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

Baca Juga  Persiapan Pengamanan Imlek dan Cap Go Meh, Polda Kalbar Gelar Latpraops Liong Kapuas 2025

Kapolsek Batu Ampar, IPDA Rachmatul Isani Fachri, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, membenarkan penemuan tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi awal, jasad ditemukan mengenakan kaos hitam dengan lis merah serta mengenakan jam tangan yang masih melekat di tubuh korban.

“Berdasarkan ciri-ciri dan keterangan keluarga, jasad tersebut dipastikan adalah Zwagery, warga Kecamatan Pontianak Barat. Keluarga mengenali pakaian dan jam tangan sebagai milik korban,” ungkap AIPTU Ade.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Puskesmas Padang Tikar. Pihak keluarga dari Pontianak telah diberitahu dan akan datang untuk proses identifikasi lanjutan dan serah terima jenazah.

Baca Juga  Polsek Air Besar Amankan Jalur Takbir Keliling Sambut Idul Adha, Masyarakat Apresiasi Kinerja Polisi

Penemuan ini menjadi titik terang dalam tragedi tenggelamnya speedboat yang terjadi pada 17 April 2025 lalu dan menyebabkan tiga korban hilang: Zwagery Andi Stepanus, Sanusi, dan Ari Nopiandi. Dua jasad sebelumnya telah ditemukan, dan kini hanya korban atas nama Sanusi yang belum diketahui keberadaannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di wilayah perairan. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, terutama di wilayah Kubu Raya,” pungkas AIPTU Ade.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Humas_cpt_ltr2002
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial