Heboh Isu Pemindahan Puskesmas Parit Timur, Bupati Sujiwo Tegaskan Tidak Akan Dipindah

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, KUBU RAYA – Masyarakat Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, dihebohkan dengan isu rencana pemindahan Puskesmas Parit Timur yang berlokasi di Desa Bengkarek. Isu tersebut memicu keresahan dan pro-kontra di tengah warga, khususnya terkait dampaknya terhadap akses dan kualitas pelayanan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Puskesmas pada Selasa, 6 Mei 2025. Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan bahwa tidak ada rencana pemindahan puskesmas, melainkan peningkatan pelayanan menjadi Puskesmas Rawat Inap.

“Isu pemindahan Puskesmas Parit Timur itu tidak benar. Pemerintah hanya akan meningkatkan pelayanan, termasuk membenahi infrastruktur jalan menuju puskesmas,” ujar Bupati Sujiwo saat ditemui usai sidak.

Baca Juga  Polresta Pontianak Gelar Nobar Wayang Kulit Streaming YouTube, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Sentuhan Budaya

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan. Jika pun ada rencana relokasi fasilitas kesehatan, hal itu harus melalui kajian teknis dan sosial yang matang serta melibatkan musyawarah bersama warga dan pihak terkait.

Senada dengan hal itu, Kepala Desa Bengkarek, Uwen, menyatakan penolakan terhadap rencana relokasi puskesmas. Menurutnya, warga lebih menginginkan perbaikan akses jalan ketimbang pemindahan lokasi layanan kesehatan.

“Warga kami tidak setuju kalau puskesmas dipindahkan. Mereka hanya ingin jalan ke puskesmas diperbaiki agar tetap mudah dijangkau dan pelayanan tetap optimal,” kata Uwen usai pertemuan dengan tokoh masyarakat.

Baca Juga  Polsek Tekarang Gelar Bakti Religi dan Salurkan Bansos Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Puskesmas Parit Timur, Puryono, membenarkan adanya wacana pemindahan puskesmas seiring rencana peningkatan menjadi Puskesmas Rawat Inap. Namun ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah daerah.

“Ada wacana pemindahan karena peningkatan pelayanan, tapi semua tergantung kebijakan pimpinan. Kami siap mengikuti apa pun keputusan pemerintah,” ujarnya.

Beberapa warga yang tengah mengakses layanan di Puskesmas Parit Timur juga menyuarakan harapan agar puskesmas tidak dipindah. Mereka menilai perbaikan fasilitas dan akses jalan lebih mendesak untuk memastikan kelancaran layanan kesehatan.


Media Suara Anak Kolong
Sumber/Penulis: Tim Liputan Kubu Raya
Editor: Amarizar.MD
Red. Heri

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR