SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Pontianak, 1 Mei 2025 – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini di Kalimantan Barat mengusung semangat sinergi lintas sektor dengan tajuk “May Day is Kolaborasi Day: Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”.
Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri berbagai unsur penting, seperti pejabat pemerintah daerah, DPRD, pengusaha, BPJS Ketenagakerjaan, hingga serikat buruh dan aktivis ketenagakerjaan.
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Kalbar, Daniel Edward Tangkau, menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya relasi yang sehat antara buruh dan pengusaha. Ia mengawali pidatonya dengan mengulang tiga kali, “May Day is kolaborasi day,” yang disambut sorak semangat peserta yang hadir.
“Buruh adalah pilar utama bangsa ini. Pengusaha tidak boleh main-main dengan hak mereka. Kalau ada pengusaha melanggar aturan, lapor saja. Kita tutup perusahaannya,” tegas Daniel.
Ia juga mengajak semua pihak melihat kondisi dunia usaha secara menyeluruh. Menurutnya, iklim usaha yang sehat dan pekerja yang sejahtera harus berjalan seiring. Ia bahkan menyinggung penutupan salah satu jaringan ritel besar di Kubu Raya sebagai sinyal peringatan penting.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson, M.Kes., menekankan pentingnya keseimbangan tripartit: buruh, pengusaha, dan pemerintah. Ia menyebut target pertumbuhan ekonomi Kalbar mencapai 7,9% pada 2029, naik dari 4,9% saat ini.
“Kita terus dorong iklim investasi, tapi tidak akan menutup mata terhadap kesejahteraan buruh. Pengawasan tetap berjalan meski ada restrukturisasi kelembagaan,” tegas Harisson.
Ia juga merespons masukan dari kalangan buruh dengan komitmen meninjau ulang Perda Ketenagakerjaan agar lebih relevan dan berpihak. “Semua masukan akan ditampung demi keadilan bersama,” katanya.
Perayaan May Day kali ini bukan hanya momentum reflektif, tapi juga simbol bahwa perubahan dan keadilan bisa dicapai jika semua pihak berjalan bersama.
Media Suara Anak Kolong
Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari









