Home / Daerah / Kalimantan Barat / Kubu Raya / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Rabu, 23 April 2025 - 22:09 WIB

Dua Dus Disita, Satu Kontainer Lolos? Publik Pertanyakan Kinerja Bea Cukai

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Pontianak, 20 April 2025 – Kasus pembukaan paket milik Edi Samad makin ramai diperbincangkan setelah mencuat dugaan bahwa informasi nomor resi barang kiriman bisa bocor ke pihak Bea Cukai tanpa izin pemilik. Publik pun mempertanyakan prosedur pemeriksaan yang dinilai tidak transparan.

Ironisnya, dalam waktu hampir bersamaan, informasi dari awak media menyebutkan adanya pengiriman satu kontainer rokok ilegal yang diduga masuk ke gudang Borneo Icon Pontianak tanpa terdeteksi pihak Bea Cukai.

“Dua dus rokok milik warga biasa langsung disita, tapi satu kontainer bisa lolos begitu saja. Di mana keadilannya?” ujar salah satu jurnalis lokal yang ikut mendampingi Edi Samad.

Baca Juga  Tindakan Pemeriksaan anpa Izin Beresiko Pidana, Pakar Hukum Anggap JNT dan Bea Cukai ABSAI

Saat dikonfirmasi terkait kontainer di Borneo Icon, salah satu petugas Bea Cukai malah mengaku belum mendapat informasi lengkap. “Kami belum dapat copy-nya, Pak,” ujar staf tersebut singkat.

Hal ini memicu spekulasi adanya ketimpangan perlakuan dan dugaan kerja sama terselubung antara oknum di Bea Cukai dan pihak ekspedisi. Apalagi, kebocoran data nomor resi dianggap sebagai pelanggaran privasi yang serius.

Baca Juga  Polri Harus Tetap Independen, Wacana Pengalihan ke Kemendagri atau TNI Dinilai Ahistoris

“Harus ada audit menyeluruh terhadap sistem pengawasan pengiriman barang. Ini sudah bukan soal kelalaian, tapi potensi penyalahgunaan wewenang,” tegas Ketua BAIN HAM RI Kalbar, Syafriudin CLA.

Publik menunggu tindak lanjut yang transparan dari Bea Cukai dan JNT Cargo, termasuk pengusutan tuntas atas dugaan kerja sama yang merugikan konsumen dan membahayakan kepercayaan masyarakat terhadap sistem logistik nasional.

Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial