Home / Daerah / Kalimantan Barat / Polri / Pontianak / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Kamis, 10 April 2025 - 20:18 WIB

Polresta Pontianak Sita Enam Ton Beras Oplosan SPHP

Polresta Pontianak Sita Enam Ton Beras Oplosan SPHP

Polresta Pontianak Sita Enam Ton Beras Oplosan SPHP

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak, Polda Kalbar – 08 April 2025 – Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengungkap kasus peredaran beras oplosan SPHP dan mengamankan sebanyak enam ton beras dari sebuah gudang yang berlokasi di Gang Amanah, Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur.

Pengungkapan kasus ini dilakukan pada 26 Maret 2025 berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai adanya praktik pengoplosan beras. Saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan gudang yang dijadikan tempat produksi beras SPHP palsu yang dicampur dengan beras menir dari Pulau Jawa. Beras tersebut telah beredar di masyarakat selama empat bulan terakhir dengan harga jual Rp62 ribu hingga Rp63 ribu per 5 kilogram.

Baca Juga  Polresta Pontianak Timbang 47 Keping Emas Sitaan Terkait Dua Laporan Polisi dengan Total Berat 32,9 Kilogram

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H. melalui Wakasat Reskrim AKP Sulastri menjelaskan bahwa pihaknya turut mengamankan seorang tersangka berinisial P bersama sejumlah barang bukti, di antaranya beras oplosan, karung SPHP palsu sebanyak 15 ribu lembar, alat jahit karung, serta timbangan digital.

“Komposisi beras oplosan tersebut terdiri dari dua kilogram beras SPHP asli dan tiga kilogram beras menir yang dimasukkan ke dalam karung SPHP. Seolah-olah produk yang dijual adalah beras SPHP murni,” terang AKP Sulastri pada Senin, 7 April 2025.

Menurutnya, tersangka meraup keuntungan sebesar Rp7.000 hingga Rp8.000 per karung dari praktik tersebut. Seluruh karung SPHP yang digunakan dibeli secara online, begitu juga dengan suplai beras menir dari Jawa.

Polresta Pontianak Sita Enam Ton Beras Oplosan SPHP

“Yang kami sita sebanyak enam ton beras oplosan yang belum sempat dijual, serta 15 ribu karung SPHP yang sudah siap pakai. Ini membuktikan adanya upaya sistematis untuk mengelabui masyarakat,” ungkap Sulastri.

Baca Juga  Polsek Pelabuhan Dwikora Intensifkan Patroli dan Dialogis Saat Kedatangan Kapal di Pontianak

Saat ini, tersangka P telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Polresta Pontianak terus mendalami jaringan distribusi beras oplosan tersebut guna memastikan praktik serupa tidak kembali terjadi.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap praktik penipuan dalam distribusi beras subsidi SPHP, dan segera melapor jika menemukan kejanggalan dalam produk beras yang beredar.

Editor: Amarizar.MD
Red. Sri Sundari

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial