SUARAANAKKOLONG.CO.ID – PONTIANAK, 20 Maret 2025 – Dalam rangka pengamanan Idulfitri 1446 H, Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2025 di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Kamis (20/3).
Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., dan dihadiri oleh Sekda Provinsi Kalbar, Dr. Harrison, M.Kes., serta perwakilan TNI AD, TNI AU, TNI AL, instansi pemerintah, swasta, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Kapuas 2025.
Dalam amanatnya, Kapolda Kalbar menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2025 bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
“Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28–30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 5–7 April 2025. Polri bersama TNI dan stakeholder terkait siap mengamankan jalannya mudik dengan Operasi Ketupat Kapuas 2025,” ujar Irjen Pol Pipit Rismanto.
Kapolda menekankan bahwa dengan operasi ini, pihaknya ingin memastikan keamanan masyarakat saat beribadah dan merayakan Idulfitri, sekaligus menekan angka kriminalitas.

Selain itu, 59 pos pengamanan disiapkan, terdiri dari:
- 35 Pos Pengamanan,
- 17 Pos Pelayanan, dan
- 7 Pos Terpadu.
Fokus pengamanan juga mencakup tempat wisata, tempat ibadah, pelabuhan, bandara, terminal, serta jalur utama yang dilalui pemudik.
“Total ada 3.790 tempat ibadah umat Muslim yang akan diamankan di Provinsi Kalbar, dengan prioritas pada 189 masjid dan 33 lapangan tempat Salat Ied,” tambah Kapolda Kalbar.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menegaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2025 merupakan bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat.
“Kami berharap dengan operasi ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan mudik Lebaran dengan aman dan nyaman. Operasi akan berlangsung dari 26 Maret hingga 8 April 2025,” jelasnya.
Polda Kalbar juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan kepolisian jika membutuhkan bantuan.
Editor: Amarizar.MD
Red: Sri Sundari









